Berita

Friendster/Net

Tekno

Bangkit dari Kubur! Friendster Sang Pelopor Medsos Resmi Kembali di 2026

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 11:05 WIB | OLEH: ANANDA GABRIEL

Bagi Anda generasi milenial yang tumbuh di era awal 2000-an, bersiaplah untuk bernostalgia. Jauh sebelum dominasi Facebook, Instagram, atau TikTok menguasai jagat maya, ada satu nama yang menjadi primadona dan merajai dunia jejaring sosial: Friendster.

Sempat tenggelam dan ditutup secara permanen, pelopor media sosial di dunia ini secara mengejutkan mengumumkan comeback resminya di tahun 2026!

Lahir pada 2002 dari tangan dingin Jonathan Abrams, Friendster adalah fenomena global yang merevolusi cara manusia berinteraksi di internet.


Pada masa kejayaannya, platform ini sukses meraup puluhan juta pengguna aktif, dengan dominasi pasar yang sangat kuat di kawasan Asia Tenggara, termasuk Indonesia.

Bagi para pengguna setianya, Friendster bukan sekadar sarana bertukar pesan singkat. Platform ini adalah kanvas ekspresi diri yang revolusioner di masanya.

Mengotak-atik kode HTML dan CSS untuk mempercantik latar belakang profil, memasang lagu auto-play yang mewakili suasana hati, hingga tradisi berburu "testimoni" dari teman-teman terdekat adalah ritual wajib dan kebanggaan anak muda pada era tersebut.

Runtuhnya Takhta dan Eksodus Massal

Sayangnya, takhta kejayaan tersebut tidak bertahan lama. Memasuki akhir dekade 2000-an, Friendster mulai didera berbagai masalah teknis.

Kinerja server yang kerap lambat dan perubahan antarmuka yang tidak disukai membuat penggunanya mulai merasa frustrasi. Pada saat yang bersamaan, Facebook muncul sebagai penantang baru dengan menawarkan tampilan yang jauh lebih bersih, ringan, dan fitur yang terus berinovasi.

Eksodus besar-besaran pun tak terhindarkan. Pada 2009, Friendster akhirnya diakuisisi oleh perusahaan asal Malaysia, MOL Global.

Perjalanan hidupnya sempat banting setir menjadi platform social gaming pada tahun 2011, sebelum akhirnya menyerah pada keadaan dan resmi menutup seluruh layanannya secara permanen.

Era Baru dan Tantangan di 2026

Kini, setelah lebih dari satu dekade mati suri, Friendster memutuskan untuk kembali menyapa dunia maya di tahun 2026. Langkah berani ini tentu memancing rasa penasaran publik secara luas. Di tengah lanskap media sosial modern yang sudah dikuasai oleh raksasa teknologi, apa senjata rahasia yang akan dibawa oleh Friendster versi baru ini?

Apakah mereka hanya akan mengandalkan kekuatan nostalgia untuk menarik kembali basis pengguna lamanya? Atau, justru mereka bersiap menawarkan sebuah inovasi yang menjawab keresahan netizen modern—seperti ruang digital yang bebas dari manipulasi algoritma, atau sistem privasi data yang lebih terjamin?

Satu hal yang pasti, kembalinya Friendster telah sukses memicu gelombang perbincangan hangat di internet. Mari kita nantikan bersama, apakah sang pelopor mampu merebut kembali panggungnya, atau sekadar singgah untuk ajang reuni maya sesaat.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

Prabowo Diminta Tindak Tegas Kelompok yang Masih Persoalkan Hasil Pilpres 2024

Selasa, 22 September 2026 | 23:16

UPDATE

Gudang yang Terbakar di Cikarang Milik PT Emudah Fulfillmen, Penyedia Jasa Logistik E-Commerce

Sabtu, 26 September 2026 | 16:18

Mahkamah Agung Diminta Periksa Dugaan Kejanggalan Perkara Harta Bersama

Sabtu, 26 September 2026 | 15:28

SBY: Guruh Soekarnoputra Telah Melakukan Banyak Hal untuk Negeri Ini

Sabtu, 26 September 2026 | 15:03

Dulu Dipandang Sebelah Mata, Kini Dunia Barat Mulai Melirik Halal Indonesia

Sabtu, 26 September 2026 | 14:50

Sinyal Damai AS-Iran Bikin Harga Minyak Terpukul

Sabtu, 26 September 2026 | 14:26

Surya Paloh Kenang Guruh sebagai Budayawan dan Seniman

Sabtu, 26 September 2026 | 14:05

Palet Plastik dan Barang Marketplace Ludes dalam Kebakaran di Cikarang

Sabtu, 26 September 2026 | 13:50

Bitcoin Turun Tipis di Bawah 84.000 Dolar AS

Sabtu, 26 September 2026 | 13:33

Surya Paloh Ungkap Alasan Guruh Soekarnoputra Pilih Fokus ke Seni Ketimbang Pimpin PDI

Sabtu, 26 September 2026 | 13:10

Kapolri Pimpin Kenaikan Pangkat 50 Pati dan 4 PNS Polri

Sabtu, 26 September 2026 | 12:35

Selengkapnya