Berita

Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara. (Foto: Kementrans)

Politik

Ribuan Sarjana Dikirim ke Kawasan Transmigrasi Dorong Ekonomi Daerah

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 09:05 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Kementerian Transmigrasi menerjunkan 1.400 peserta ke 52 kawasan transmigrasi pada Program Tim Ekspedisi Patriot (TEP) 2026. 

Program ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis memperkuat transformasi transmigrasi melalui pendampingan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan dan teknologi guna menciptakan Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

“Mereka akan menjadi penggerak pemberdayaan masyarakat sekaligus mitra pendamping transmigran dalam mengoptimalkan potensi kawasan,” kata Menteri Transmigrasi M. Iftitah Sulaiman Suryanagara, Kamis, 30 April 2026.


Menurutnya, program ini menjadi bagian penting dari transformasi transmigrasi yang kini berorientasi pada penciptaan pusat-pusat pertumbuhan ekonomi baru di kawasan transmigrasi. 

Para peserta Tim Ekspedisi Patriot direncanakan menjalankan pendampingan selama satu tahun penuh dengan fokus pada peningkatan produktivitas pertanian, penerapan teknologi tepat guna, penguatan kelembagaan ekonomi masyarakat, hingga perluasan akses pasar.

“Tim Ekspedisi Patriot 2026 bukan sekadar program penempatan sarjana di kawasan transmigrasi, tetapi agenda besar menyiapkan SDM pendamping yang mampu menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat,” ujar Iftitah.

Rencana program ini dibangun berdasarkan hasil riset dan pemetaan potensi ekonomi di 154 kawasan transmigrasi yang menunjukkan masih banyak komoditas unggulan yang perlu diperkuat melalui inovasi, hilirisasi, dan pendampingan berkelanjutan. 

Program Tim Ekspedisi Patriot 2026 juga direncanakan dijalankan melalui kolaborasi Kementerian Transmigrasi bersama 10 kampus mitra utama dan perguruan tinggi daerah. Sinergi ini menempatkan kawasan transmigrasi sebagai ruang implementasi inovasi dan pengabdian yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Nah kenapa sekarang fokusnya adalah kepada sarjana? Karena nanti akan lebih dari 1.000 Patriot itu utamanya itu di beberapa tempat, nanti akan tinggal selama satu tahun," jelasnya. 

"Jadi Tim Ekspedisi Patriot akan tinggal selama satu tahun sehingga dampaknya akan lebih nyata begitu. Jadi itu kalau misalkan yang mahasiswa on-going dia kan harus balik kuliah begitu, inilah kenapa kita menggunakan sarjana,” sambung Iftitah.

Melalui program tersebut, para Patriot dirancang mendampingi transmigran mengoptimalkan hasil tanam melalui peningkatan budidaya berkelanjutan, penggunaan bibit unggul, pengolahan pascapanen, serta penguatan tata niaga yang memberi nilai tambah bagi petani.

“Kehadiran Patriot diharapkan menjadi jawaban atas kebutuhan kawasan transmigrasi terhadap SDM unggul yang mampu mendampingi masyarakat, menghubungkan inovasi dengan kebutuhan lapangan, sekaligus mendorong tumbuhnya ekonomi kawasan,” tegas Menteri Iftitah.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

AMMN Cetak Laba Bersih Rp15,9 Triliun hingga September 2026

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:24

Hasto Ingatkan Kader PDIP Tak Boleh Takut Bela Rakyat

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 06:01

Kapolres Jakbar Obrak-abrik Kampung Boncos, Tiga Orang Dicokok

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:16

Respons Ijazah Gibran, PDIP: Tidak Ada Kebohongan yang Abadi

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 05:01

Fahira Idris Apresiasi Kepastian Ujian Ulang Siswa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:36

Prajurit Marinir Perbaiki Jembatan di Distrik Aradide

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:11

Diduga Terjerat Kasus Korupsi, AKBP Edy Songkel Dicopot

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 04:00

Prabowo Didorong Percepat Reformasi Energi Nasional

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:31

Komunitas Pengawas WNA Desak Dirjen Pajak Telaah Dumas PT BCI

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:14

Jogja Cultural Wellness Festival 2026 Usung Wisata Kebugaran

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 03:00

Selengkapnya