Berita

Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat (kiri) menerima pengurus Kadin. (Foto: Dokumentasi Saleh Husin)

Bisnis

Waketum Kadin:

Dunia Industri Berharap Banyak ke Jumhur Hidayat

KAMIS, 30 APRIL 2026 | 02:20 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) menyambut positif penunjukan Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup. 

Dunia industri menaruh harapan besar terhadap kepemimpinan Jumhur, yang dinilai memiliki pemahaman kuat terhadap dinamika sektor manufaktur setelah lama berkecimpung sebagai tokoh serikat pekerja dan mitra strategis industri.

Hal itu disampaikan Wakil Ketua Umum Kadin Bidang Perindustrian Saleh Husin usai menghadiri serah terima jabatan Menteri Lingkungan Hidup (LH) dari Hanif Faisol kepada Jumhur Hidayat di kantor Kementerian LH.


“Pengalaman Jumhur dalam dunia ketenagakerjaan dan hubungan industrial menjadi modal penting untuk menjaga keseimbangan antara kepentingan lingkungan dan keberlanjutan industri,” kata Saleh dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu, 29 April 2026. 

Menurutnya, Jumhur memahami bagaimana roda industri manufaktur bergerak dan apa saja tantangan yang dihadapi pelaku usaha dalam menjaga produktivitas dan efisiensi.

“Dunia industri berharap di bawah kepemimpinan Pak Jumhur, kebijakan lingkungan dapat berjalan seiring dengan kebutuhan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah perlu menjamin ketersediaan bahan baku industri secara tepat waktu dan mempermudah proses perizinan agar tidak menimbulkan ekonomi biaya tinggi,” ujar mantan Menteri Perindustrian itu.

Pengelolaan bahan baku daur ulang dan sampah industri, lanjut Saleh, harus dipandang sebagai peluang ekonomi, bukan semata beban. 

“Pemanfaatan bahan baku daur ulang dari limbah dinilai sejalan dengan tren global menuju ekonomi sirkular serta upaya mencapai target net zero emission melalui prinsip reduce, reuse, recycle,” jelas dia. 

Dalam konteks ini, tidak boleh ada material yang terbuang sia-sia, melainkan harus didaur ulang menjadi sumber daya bernilai tambah.

Masih kata Saleh, jika kebijakan tersebut dijalankan secara konsisten, maka daya saing industri nasional akan semakin kuat. Hal ini pada akhirnya akan mendorong penciptaan lapangan kerja baru dan memperkuat fondasi pertumbuhan ekonomi nasional.

“Kami optimistis, dengan sinergi antara kebijakan lingkungan dan kebutuhan industri, target pertumbuhan ekonomi yang diharapkan Presiden Prabowo Subianto dapat tercapai,” ungkapnya.

Kadin juga menyampaikan ucapan selamat kepada Menteri Lingkungan Hidup Jumhur Hidayat dan berharap kepemimpinannya mampu menjawab tantangan global yang semakin kompleks, termasuk tekanan ekonomi dunia yang saat ini masih belum stabil.

“Sekali lagi selamat kepada Pak Menteri Jumhur. Kami berharap beliau sukses dalam menjalankan tugasnya ke depan, di tengah dinamika ekonomi global yang penuh tantangan,” tandas Saleh.  


Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

Drone Emprit Temukan Manipulasi Konteks dalam Penyebaran Video Ceramah JK

Sabtu, 25 April 2026 | 02:37

Patroli AS di Selat Malaka Langgar Kedaulatan RI

Sabtu, 25 April 2026 | 05:15

Jusuf Hamka Sujud Syukur Menang Gugatan Lawan Hary Tanoe

Kamis, 23 April 2026 | 12:34

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Saksi yang Diseret Khalid Basalamah Soal Uang Rp8,4 Miliar Mangkir dari Panggilan KPK

Minggu, 26 April 2026 | 11:05

UPDATE

Roy Suryo: Gibran Copy Paste Jokowi Bahkan Lebih Parah

Kamis, 30 April 2026 | 01:58

Kompolnas dan Agenda Reformasi Aparat Sipil Bersenjata

Kamis, 30 April 2026 | 01:45

Polemik Dugaan Suap Pendirian SPPG di Sulbar Dilaporkan ke Polisi

Kamis, 30 April 2026 | 01:18

HNW: Bila Anggota OKI Bersatu bisa Kendalikan Urat Nadi Perdagangan Dunia

Kamis, 30 April 2026 | 00:55

Menhan: Prajurit jadi Motor Pembangunan Selain Jaga Kedaulatan

Kamis, 30 April 2026 | 00:37

Satgas OJK Blokir 951 Pinjol Ilegal Ungkap Deretan Modus Penipuan Keuangan

Kamis, 30 April 2026 | 00:19

Investasi Bodong dan Bias Sistem Keuangan

Rabu, 29 April 2026 | 23:50

Pelaporan SPT 2025 Masih di Bawah Target Jelang Deadline

Rabu, 29 April 2026 | 23:36

Komunikasi Publik Menteri PPPA Absurd dan Tidak Selesaikan Persoalan!

Rabu, 29 April 2026 | 23:09

Pemanfaatan Listrik Harus Maksimal Dongkrak Kemandirian Desa

Rabu, 29 April 2026 | 22:43

Selengkapnya