Berita

Presiden Prabowo Subianto secara resmi melantik menteri dan wakil menteri negara Kabinet Merah Putih dalam sisa masa jabatan periode tahun 2024-2029 di Istana Negara, Jakarta, pada Senin, 27 April 2026. (Foto: BPMI Setpres)

Politik

Reshuffle Bertahap Demi Jaga Stabilitas

SELASA, 28 APRIL 2026 | 14:53 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Setiap perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan pemerintah selalu memiliki pertimbangan dan alasan tertentu dari Presiden Prabowo Subianto.

“Apapun judulnya reshuffle pasti punya alasan. Bagaimana pemerintah dalam hal ini presiden kira-kira apa saja yang akan dilakukan di kemudian hari,” ujar pengamat politik Adi Prayitno, lewat kanal Youtube miliknya, Selasa, 28 April 2026.

Ia mengakui, publik kerap mempertanyakan sejumlah nama menteri yang dinilai kontroversial atau dianggap belum menunjukkan kinerja maksimal, namun belum juga diganti dalam reshuffle yang dilakukan.


Adi juga menyinggung adanya rumor bahwa reshuffle kabinet akan dilakukan secara bertahap atau berjenjang. Menurutnya, hal itu berkaitan erat dengan upaya menjaga stabilitas pemerintahan di tengah dinamika global yang tidak menentu.

“Kalau mendengar rumor konon reshuffle ini akan dilakukan berjenjang. Ini soal stabilitas karena di tengah situasi dinamika global, stabilitas itu adalah kunci,” jelasnya.

Direktur Parameter Politik Indonesia itu mengingatkan, jika perombakan kabinet dilakukan secara besar-besaran sekaligus, dikhawatirkan justru menimbulkan ketidakstabilan baru dalam pemerintahan.

“Dikhawatirkan bila reshuffle jor-joran, diganti, bukan tidak mungkin menciptakan instabilitas yang tak terkendali,” pungkas Adi.

Dalam reshuffle yang dilakukan Senin, 27 April 2026, Muhammad Qodari dilantik sebagai Kepala Badan Komunikasi setelah sebelumnya menjabat Kepala Kantor Staf Presiden (KSP). Posisi Kepala KSP kini diisi oleh Jenderal TNI (Purn) Dudung Abdurachman.

Sementara itu, Abdul Kadir Karding dilantik sebagai Kepala Badan Karantina Nasional. Hasan Nasbi dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden Bidang Komunikasi, setelah sebelumnya menjabat Kepala PCO sebelum diberhentikan.

Di sektor lingkungan, Jumhur Hidayat ditunjuk sebagai Menteri Lingkungan Hidup (LH). Adapun pejabat sebelumnya, Hanif Faisol Nurofiq, digeser menjadi Wakil Menteri Koordinator (Wamenko) Bidang Pangan.



Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya