Berita

Gedung Bursa Efek Indonesia (RMOL/Reni Erina)

Bisnis

Tertahan di Zona Merah, IHSG Parkir di Level 7.095 pada Akhir Perdagangan Sesi I

SELASA, 28 APRIL 2026 | 12:50 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) tertahan di zona merah pada penutupan perdagangan sesi I, Selasa siang 28 April 2026. 

Hingga pukul 12.00 WIB, indeks domestik tercatat melemah 0,15 persen atau mengalami penurunan sebesar 10,939 basis poin ke level 7.095,581.

Sepanjang paruh pertama perdagangan hari ini, IHSG bergerak cukup fluktuatif setelah dibuka pada level 7.106 pagi tadi. Indeks sempat menyentuh batas atas di level 7.151, namun tekanan jual membawanya melandai hingga ke batas bawah pada level 7.032. 


Secara keseluruhan, dinamika pasar menunjukkan sebanyak 340 saham bergerak melemah, 312 saham berhasil menguat, sementara sisanya bertahan di posisi stagnan.

Aktivitas perdagangan di bursa cukup aktif yang didominasi oleh transaksi pada saham-saham perbankan besar dan sektor jasa pertambangan. 

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk. (BMRI), PT Bank Central Asia Tbk. (BBCA), dan PT Petrosea Tbk. (PTRO) menjadi tiga emiten dengan nilai transaksi terbesar sepanjang sesi pertama.

Kinerja sektoral terpantau bergerak variatif dengan mayoritas indeks sektoral berada di zona negatif. 

Sektor barang konsumen non-primer (IDXNONCYC) mencatatkan penurunan terdalam sebesar 1,19 persen, diikuti sektor infrastruktur (IDXINFRA) yang terkoreksi 0,72 persen dan sektor keuangan (IDXFINANCE) yang turun 0,59 persen. Meski demikian, beberapa sektor masih mampu melawan arus pelemahan, di antaranya sektor industri (IDXINDUST) yang menguat 0,97 persen dan sektor energi (IDXENERGY) yang naik 0,71 persen.

Kondisi lesu juga terlihat pada sejumlah indeks saham unggulan lainnya. 

Indeks LQ45 tercatat turun 0,25 persen ke level 685,054, diikuti Indeks Jakarta Islamic Index (JII) yang melemah 0,31 persen ke posisi 475,840. Sementara itu, Indeks IDX30 juga mengalami pelemahan sebesar 0,31 persen ke level 378,194, dan indeks MNC36 terpantau turun 0,33 persen menuju level 297,144 pada penutupan sesi siang ini.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

UPDATE

Muktamar NU Turut Gerakan Ekonomi Masyarakat

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:22

Puan Anggap Santai Ocehan Budi Arie soal Percepatan Pemilu

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:11

Ada Angka Favorit Prabowo di Balik Muktamar NU

Kamis, 27 Agustus 2026 | 16:09

Bisnis Makin Kompleks, Profesi PPGA Disiapkan untuk Kelola Risiko Kebijakan dan Politik

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

Prabowo Tiba di Lokasi Muktamar ke-35 NU, Disambut Rais 'Aam hingga Gus Yahya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:58

LKPP 2025 Kembali Raih WTP ke-10 Sejak 2016, Ini Catatan Purbaya

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:54

Menkop Ingin Koperasi dan Pariwisata Kerek Ekonomi Daerah

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

IPW Minta Dugaan Penipuan Rp58,5 Miliar Libatkan Perwira Polri Diuji Profesional

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:51

KPK Panggil Mantan Pj Bupati Muara Enim Hingga Petinggi Swasta di Kasus Suap Edison

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:46

Jangan Sampai UU Perampasan Aset Buka Celah Penyalahgunaan Wewenang

Kamis, 27 Agustus 2026 | 15:43

Selengkapnya