Berita

Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat. (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Menteri LH Jumhur Hidayat Punya Harta Rp2,27 Miliar

Dilaporkan ke KPK 2007
SENIN, 27 APRIL 2026 | 15:38 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Resmi dilantik sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Muhammad Jumhur Hidayat tercatat memiliki harta kekayaan sebesar Rp2,27 miliar pada 2007 lalu.

Jumhur yang merupakan Ketua Umum Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) ini resmi dilantik Presiden Prabowo Subianto menjadi Menteri Lingkungan Hidup menggantikan Hanif Faisol Nurofiq yang dilantik menjadi Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan pada Senin 27 April 2026.

Berdasarkan penelusuran RMOL di situs Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jumhur pernah melaporkan LHKPN kepada KPK pada 5 Desember 2007 lalu saat menjabat Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI dengan nilai harta sebesar Rp2.278.228.959. Namun demikian, untuk rincian hartanya tidak bisa dibuka.


Jumhur juga sempat menyerahkan LHKPN pada 19 Mei 2014, namun hartanya minus Rp3.371.509.761 dan data lengkapnya tidak bisa dibuka.

Jumhur sebelumnya menjabat sebagai Kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan TKI pada 11 Januari 2007 dan diberhentikan pada 11 Maret 2014 oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya