Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Harga Emas Terjepit di Antara Inflasi Minyak dan Suku Bunga Tinggi

SENIN, 27 APRIL 2026 | 07:56 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Pasar komoditas global kembali berguncang pada pembukaan pekan ini. 

Harga emas tergelincir ke bawah level psikologis 4.700 Dolar AS per ons pada perdagangan Asia, Senin 27 April 2026, memperpanjang tren negatif dari pekan lalu. 

Ironisnya, di saat ketegangan geopolitik biasanya menjadi bahan bakar bagi emas sebagai aset aman (safe haven), kali ini sang logam mulia justru tertekan oleh ekspektasi suku bunga yang kian agresif.


Harapan akan redanya konflik AS–Iran memudar setelah upaya negosiasi perdamaian menemui jalan buntu. Langkah diplomasi yang sedianya dilakukan di Islamabad berantakan setelah Presiden AS Donald Trump membatalkan kunjungan utusan seniornya. 

Di sisi lain, Teheran tetap pada pendirian kerasnya: tidak akan ada pembicaraan selama ancaman militer dan blokade ekonomi masih berlangsung. Penutupan efektif Selat Hormuz—jalur nadi energi dunia—kini memasuki fase kritis yang memicu kekhawatiran inflasi global tak terkendali.

Sementara emas meredup, pasar minyak justru membara. Konflik Timur Tengah yang kini memasuki minggu kesembilan telah menciptakan disrupsi masif. 

Badan Energi Internasional (IEA) bahkan melabeli situasi ini sebagai "guncangan pasokan energi terbesar yang pernah ada."

Melonjaknya harga energi menjadi pisau bermata dua bagi emas. Daat harga minyak mahal, biaya segalanya—mulai dari ongkos angkut barang sampai listrik—ikut naik. Inilah yang disebut inflasi. Biasanya, emas dicari saat inflasi tinggi karena nilainya dianggap aman.

Untuk melawan inflasi yang menggila itu, bank sentral harus bertindak tegas dengan mempertahankan suku bunga tetap tinggi dalam waktu lama.

Fokus investor kini tertuju pada kebijakan Federal Reserve AS. Di bawah kepemimpinan Ketua yang baru, Kevin Warsh, pasar berekspektasi bahwa The Fed akan bergerak sangat hati-hati. 

Sebagai tokoh yang dikenal memiliki pandangan hawkish (cenderung mendukung suku bunga tinggi untuk menekan inflasi), Warsh diperkirakan hanya akan melakukan pemotongan suku bunga secara bertahap dan terbatas. 

Bagi emas, yang merupakan aset tanpa imbal hasil (non-yielding asset), kebijakan ini adalah sentimen negatif karena meningkatkan opportunity cost bagi para pemegang logam mulia.

Secara tradisional, emas naik saat perang. Namun, dalam konteks April 2026 ini, terdapat anomali yang disebabkan oleh keperkasaan Dolar AS (DXY), likuidasi aset, serta status pasar. 

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

Hak Angket Ijazah Gibran Sudah Masuk Angin

Senin, 26 Oktober 2026 | 10:04

UPDATE

Mensos: Tiga Korban Penganiayaan di Sekolah Rakyat Jember Kembali Belajar

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:30

Agrinas Palma Bareng CPP Peringati Sumpah Pemuda Lewat Giat Sosial

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KNMP Disiapkan untuk Dongkrak Pendapatan Nelayan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:11

KoMPAS Minta Polri Bersihkan Oknum Bermasalah dari Jabatan Strategis

Jumat, 30 Oktober 2026 | 20:03

Kapolri Mutasi Lagi, Kapusdokkes dan Kapuskeu Diganti

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:55

Dugaan Pencemaran Nama Baik di Medsos, Wanita Asal Sumut Dipolisikan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:44

Investasi Era Prabowo Tembus Rp3.923 Triliun Serap 5,4 Juta Tenaga Kerja

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:43

BRI Fellowship Journalism 2026 Ajak Jurnalis Terlibat dalam Urban Farming di Bandung

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:33

Kasus ISPA di 7 Provinsi Turun Drastis Usai Diguyur Hujan

Jumat, 30 Oktober 2026 | 19:17

Prabowo Gratiskan Biaya Sekolah dan Perluas Kampus SMA Taruna Nusantara

Jumat, 30 Oktober 2026 | 18:58

Selengkapnya