Berita

(Foto: Dok. Pertamina)

Nusantara

Pertamina Optimalkan Panas Bumi untuk Dorong Ekonomi Masyarakat

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 14:49 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

PT Pertamina (Persero) terus mengembangkan pemanfaatan energi panas bumi (geothermal) tidak hanya untuk pembangkit listrik, tetapi juga untuk mendukung aktivitas ekonomi masyarakat di berbagai sektor. Langkah ini menjadi bagian dari upaya Pertamina mempercepat transisi energi sekaligus mendukung kemandirian energi nasional.

Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron, mengatakan Indonesia memiliki potensi panas bumi yang besar dan dapat dimanfaatkan lebih luas melalui berbagai inovasi di luar sektor kelistrikan (beyond electricity).

“Pemanfaatan panas bumi tidak hanya menghasilkan listrik, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru yang lebih efisien, rendah emisi, dan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Baron.


Melalui PT Pertamina Geothermal Energy Tbk (PGE), Pertamina telah mengembangkan berbagai program pemanfaatan langsung energi panas bumi untuk mendukung kegiatan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi.

Pjs. Corporate Secretary Pertamina NRE, Rika Gresia Wahyudi, menjelaskan bahwa pemanfaatan panas bumi telah diterapkan melalui berbagai program community involvement and development (CID), terutama di sektor pertanian dan perkebunan.

Salah satu contohnya adalah program Kopi Geothermal di PGE Area Kamojang yang memanfaatkan uap panas bumi untuk mempercepat proses pengeringan biji kopi tanpa bergantung pada cuaca. Di PGE Area Ulubelu, Lampung, panas bumi dimanfaatkan untuk mengatur suhu greenhouse pada budidaya melon hidroponik sehingga meningkatkan kualitas dan produktivitas hasil panen.

Sementara itu, di PGE Area Lahendong, Sulawesi Utara, fluida panas bumi dimanfaatkan dalam produksi gula aren yang lebih ramah lingkungan melalui kerja sama dengan PT Gunung Hijau Masarang. Selain itu, endapan silika dari fluida panas bumi juga diolah menjadi Pupuk Booster Katrili yang membantu meningkatkan kesuburan dan ketahanan tanaman terhadap hama.

“Energi bersih tidak hanya untuk listrik. Inovasi pemanfaatan panas bumi ini memberikan manfaat langsung bagi masyarakat sekaligus menciptakan nilai tambah yang mendukung pembangunan berkelanjutan,” kata Rika.

Pertamina akan terus mengembangkan berbagai inovasi pemanfaatan panas bumi untuk memperluas manfaat energi terbarukan, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, dan mendukung pencapaian target Net Zero Emission 2060 serta Sustainable Development Goals (SDGs).

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

KPK Periksa Sejumlah Pejabat BPK di Kasus Suap Audit Pemkab Muara Enim

Senin, 14 September 2026 | 14:27

Pembukaan Rekening Massal Bikin Fiskal Pemerintah Makin Tertekan

Senin, 14 September 2026 | 14:26

Menteri Haji Minta Jemaah Bersiap, Biaya Haji Ditargetkan Tuntas Sepekan

Senin, 14 September 2026 | 14:16

Pembunuh Wanita Muda di Kamar Hotel di Tanah Abang Dibekuk

Senin, 14 September 2026 | 14:12

Megaproyek Northern Metropolis Ambisi Hong Kong Cetak Pusat Ekonomi Baru

Senin, 14 September 2026 | 14:09

Dolar AS Jadi Aset Paling Aman Setahun ke Depan

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mantan Aspri Ridwan Kamil Dipanggil KPK

Senin, 14 September 2026 | 14:01

Mobil Listrik China Mulai Jadi Favorit, JAECOO dan BYD Adu Penjualan

Senin, 14 September 2026 | 13:56

Kemenhaj Kawal Keberangkatan 282 Jemaah Umrah PT AAT Mulai 15 September

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Kenaikan Harga Cabai Tak Picu Inflasi di Jakarta

Senin, 14 September 2026 | 13:48

Selengkapnya