Berita

Banner 'Shut Up KDM' di laga Persib vs Arema FC. (Foto: Instagram/@indonesiafootball_fans)

Politik

Respons Dedi Mulyadi Disindir "Shut Up KDM"

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 16:37 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi merespons santai kemunculan spanduk bertuliskan “Shut Up KDM” di tribun utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api saat laga Persib Bandung kontra Arema FC, beberapa waktu lalu.

Gubernur yang akrab disapa KDM ini menilai kritik tersebut sebagai pengingat agar sepak bola tetap profesional dan tidak bercampur dengan kepentingan politik.

“Teman-teman Bobotoh (pendukung Persib) di tribun utara GBLA, saya ucapkan terima kasih. Saya sudah diingatkan agar tidak terlalu banyak bicara soal Persib,” ujar Dedi diberitakan Kantor Berita RMOLJabar, Minggu, 26 April 2026.


Menurutnya, atmosfer sepak bola memang harus steril dari narasi di luar olahraga. Karena itu, kritik tersebut diterima sebagai bentuk kontrol publik.

Di sisi lain, pria yang akrab disapa KDM itu juga meluruskan polemik bonus Rp1 miliar untuk pemain Persib. Ia menyebut dana tersebut berasal dari sosok yang dikenal sebagai Bang Ara atau Asep Ara Sirait, yang memiliki kedekatan dengan Jawa Barat sejak menempuh pendidikan di Universitas Parahyangan.

Dedi menjelaskan, rencana bonus itu muncul dalam pertemuan antara dirinya, Bang Ara, dan manajemen Persib, yang membahas target besar meraih hattrick juara.

“Manajemen menyampaikan tantangannya berat, sehingga butuh dukungan besar. Dari situ, Bang Ara secara spontan menyatakan siap membantu,” jelasnya.

Skemanya, bonus diberikan untuk laga tandang. Dari tujuh pertandingan, lima di antaranya akan mendapat suntikan dana masing-masing Rp1 miliar, dengan total Rp5 miliar.

Dedi menegaskan, sebelum disampaikan ke publik, ia telah memastikan aspek legalitasnya kepada manajemen klub. Bahkan, ia mengaku hingga tiga kali menanyakan apakah informasi tersebut boleh dipublikasikan.

“Hasilnya tidak ada pelanggaran. Maka saya sampaikan secara terbuka karena prinsip saya transparansi,” tegasnya.

Meski sempat disarankan agar tidak diumumkan, Dedi tetap membuka informasi tersebut sebagai bentuk akuntabilitas sekaligus dukungan nyata kepada Persib. Namun demikian, ia mengajak publik untuk tidak memperpanjang polemik. Ia meminta energi difokuskan untuk mendukung tim di lapangan.

“Sudah, tidak usah dibahas berlarut-larut. Fokus ke pertandingan ke depan agar target juara tiga kali berturut-turut bisa tercapai,” katanya.

Di akhir pernyataannya, Dedi kembali mengapresiasi kritik yang diterimanya, seraya mengingatkan pentingnya menjaga sportivitas.

“Semangat bertanding habis-habisan, bukan berdebat habis-habisan di media sosial. Hatur nuhun,” pungkasnya.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Rencana Insentif MBG Rp1 Triliun Tuai Kritik dari DPR

Kamis, 29 Oktober 2026 | 15:47

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Digelar di Ambon, Muktamar XIV KAMMI Usung Semangat Ale Rasa, Beta Rasa

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:29

KPU Perlu Keluarkan Surat Gibran Tidak Memenuhi Syarat Wapres

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 16:13

Gumarang Soroti Perubahan Sikap Rocky Gerung Setelah Masuk Lingkaran Istana

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:48

10 Saham Paling Tertekan saat IHSG Anjlok 7 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:16

OJK Serahkan Lagi Hasil Penelusuran Aset DSI, Bareskrim Sudah Sita Rp432 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 15:04

Eksekusi Suntik Mati Gagal, Christa Pike Akui Alami Trauma dan Rasa Sakit

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:52

Harga Bitcoin Tertekan Setelah Binance Dibobol Hacker

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:44

Pendiri Ayam Goreng Suharti Tutup Usia, Merintis Bisnis Sejak 1956

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:30

Intel Babak Belur, Saham Anjlok 29 Persen

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:19

Kemlu Dalami Informasi WNI Tewas Saat Dinas Militer di Rusia Lewat KBRI Moskow

Sabtu, 31 Oktober 2026 | 14:05

Selengkapnya