Berita

Ilustrasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang kian penuh dan melewati batas kapasitas. (Foto: Humas PLN)

Nusantara

PLN Dukung Percepatan Proyek Listrik dari Sampah di Bogor, Denpasar dan Bekasi

MINGGU, 26 APRIL 2026 | 13:31 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

PT PLN (Persero) mendukung percepatan implementasi Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) melalui kolaborasi antara Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Usaha Pelaksana Proyek (BUPP) di kawasan Denpasar Raya, Bogor Raya, dan Kota Bekasi. 

Langkah ini menjadi bagian dari upaya bersama menjawab tantangan pengelolaan sampah nasional sekaligus mendorong pemanfaatan energi yang lebih berkelanjutan.

Komitmen tersebut ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara Pemda Bali dan Bogor dengan PT Zhejiang Weiming, serta Pemerintah Kota Bekasi dengan PT Wangneng Bekasi Environmental Nusantara. 
Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, CIO Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Gubernur Bali, Wayan Koster, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan jajaran BUPP di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Penandatanganan disaksikan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Pangan, Zulkifli Hasan, Menteri Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, Wakil Menteri Dalam Negeri, Bima Arya Sugiarto, CIO Danantara Indonesia, Pandu Patria Sjahrir, Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, Gubernur Bali, Wayan Koster, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo dan jajaran BUPP di Kantor Kementerian Koordinator Bidang Pangan, Jakarta, Selasa, 21 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Zulkifli Hasan menegaskan pentingnya percepatan tahapan persiapan proyek, termasuk memastikan kecukupan pasokan sampah sebagai bahan baku utama PSEL.

“Kita sudah masuk kategori darurat sampah. Karena itu proyek ini harus kita kawal agar selesai tepat waktu, sekaligus memastikan bahan bakunya tersedia,” ujar Zulkifli.

Ia juga mendorong kolaborasi lintas wilayah pada kawasan aglomerasi yang belum memenuhi volume sampah yang dibutuhkan. Langkah ini sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat penyelesaian persoalan sampah nasional yang kian mendesak di berbagai daerah.

Mendukung hal tersebut, Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo menyampaikan kesiapan pihaknya untuk berperan aktif dalam mendukung keberhasilan proyek PSEL melalui koordinasi intensif dengan Pemerintah, Danantara Indonesia, dan para pemangku kepentingan agar seluruh tahapan proyek berjalan selaras dan tepat waktu.

“PLN telah memetakan titik interkoneksi terdekat dari lokasi PSEL yang akan dibangun agar proses penyambungan lebih cepat dan efisien sesuai target pengembangan proyek. PLN juga mempercepat pembahasan awal PJBL sehingga tahapan yang umumnya memerlukan waktu beberapa bulan dapat dipersingkat,” kata Darmawan.

Dalam proyek PSEL, PLN berperan sebagai offtaker listrik, yaitu pihak yang menyerap listrik yang dihasilkan dari fasilitas pengolahan sampah. Peran ini sangat penting untuk meningkatkan kelayakan proyek, memperkuat kepercayaan investor, serta membuka akses pembiayaan bagi pengembang.

Pengembangan PSEL diharapkan memberi manfaat luas bagi masyarakat, mulai dari pengurangan timbunan sampah perkotaan, peningkatan kualitas lingkungan, hingga penambahan pasokan listrik berbasis sumber energi domestik.

“PLN menyambut baik penandatanganan kerja sama ini sebagai langkah konkret percepatan proyek PSEL. Kami memastikan listrik yang dihasilkan dapat terintegrasi dalam sistem kelistrikan nasional dan dimanfaatkan kembali oleh masyarakat,” tutup Darmawan.

Sebagai BUMN kelistrikan, PT PLN (Persero) terus berkomitmen dan berinovasi dalam memberikan pelayanan terbaik bagi pelanggan. 

PLN mengusung agenda Transformasi 2.0 dengan visi menjadi Top 500 Global Company dan menjadi pilihan nomor 1 bagi pelanggan untuk Solusi Energi melalui upaya pertumbuhan usaha, implementasi digitalisasi secara end to end, menjalankan transisi energi untuk mendukung tercapainya Net Zero Emission (NZE), serta menghadirkan proses bisnis dengan SDM berkelas dunia.

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

UPDATE

Main di Kandang PSIM, Persija Menang Telak 4-0

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:49

Cukai MBDK Mulai Dipungut Semester II/2027, Target Rp1,7 Triliun

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 19:30

DPR Ingatkan Bijak di Ruang Digital dan Cegah Perundungan Siber

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:51

Ekspor Emas Anjlok, Bea Cukai Ungkap Perusahaan Tahan Pengiriman

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 18:38

Usai Dilantik, Kapolda Metro Jaya Serap Aspirasi Insan Pers

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:49

Pertamina Perkuat Ekosistem MyPertamina di MotoGP Mandalika

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 17:30

Tegas dan Loyal, Demokrat: Tidak Ada Nama Selain Prabowo untuk Kontestasi 2029

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:36

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

YLBHI Minta Polresta Solo Hentikan Dugaan Kriminalisasi Kasus Perdata jadi Pidana

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:36

Pertamina Perkuat Pengelolaan Sampah Mandalika Lewat Dukungan untuk Bank Sampah Putri Nyale

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 15:09

Selengkapnya