Berita

PMI yang dipulangkan dari Malaysia (Foto: KBRI Kuala Lumpur)

Dunia

KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 217 PMI dari Depot Tahanan Imigrasi Malaysia

JUMAT, 24 APRIL 2026 | 09:05 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedutaan Besar RI (KBRI) Kuala Lumpur kembali memfasilitasi pemulangan 217 Pekerja Migran Indonesia (PMI) dari sejumlah Depot Tahanan Imigrasi di Malaysia ke tanah air. 

Mengutip laporan resmi pada Jumat, 24 April 2026, para PMI dipulangkan menggunakan penerbangan komersial menuju lima titik debarkasi, yakni Mataram 22 orang, Banda Aceh 37 orang, Medan 73 orang, Surabaya 27 orang, dan Jakarta 58 orang. 

Mereka berasal dari berbagai daerah di Indonesia, mulai Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Selatan, Jawa Barat, Jawa Timur, hingga Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.


“Sebagian besar PMI yang dipulangkan termasuk dalam kelompok rentan, seperti perempuan, anak-anak, mereka yang dalam kondisi sakit, serta individu yang telah cukup lama berada di depot sehingga harus dipulangkan,” demikian keterangan resmi KBRI Kuala Lumpur. 

Dalam pemulangan kali ini, terdapat pula 49 WNI yang sebelumnya diamankan dalam operasi gabungan penertiban Pendatang Asing Tanpa Izin (PATI) di Setia Alam, Selangor, pada 3 April 2026. 

Proses repatriasi itu dilakukan melalui koordinasi intensif antara KBRI Kuala Lumpur, Jabatan Imigresen Malaysia (JIM), Polis Diraja Malaysia (PDRM), serta instansi terkait di Indonesia termasuk KP2MI.

“Pemulangan ini merupakan gelombang ketiga sepanjang tahun 2026, setelah sebelumnya KBRI Kuala Lumpur juga telah memfasilitasi pemulangan WNI pada bulan Februari dan Maret 2026,” lanjut keterangan tersebut. 

Adapun mayoritas persoalan yang dihadapi para PMI berkaitan dengan pelanggaran keimigrasian seperti overstay, di samping sejumlah kasus pidana. 

Namun KBRI menegaskan pendekatan yang diambil tetap seimbang antara penghormatan terhadap hukum negara setempat dan perlindungan hak dasar warga negara Indonesia.

“KBRI Kuala Lumpur terus berkomitmen untuk memberikan pelindungan optimal bagi WNI, sekaligus memperkuat upaya pencegahan melalui peningkatan kesadaran mengenai migrasi yang aman dan bertanggung jawab,” tegas KBRI Kuala Lumpur.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

Insentif SPPG Dipangkas, Wamenkeu Senang MBG Terus Lakukan Reformasi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:15

Putra Pandeglang jadi Kapolri, Sejarah Baru bagi Banten!

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:43

Dana Kopdes Rp37 Triliun Sudah di Himbara, Tapi Masih Dikunci Kemenkeu

Jumat, 02 Oktober 2026 | 00:20

Bupati Gowa Tidak Ditahan Usai Diperiksa sebagai Tersangka, Ini Sebabnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:18

Muhadjir Effendy Menyesal Tak Bisa Maksimal Dongkrak Kesejahteraan Guru

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:33

Kasus Alpriado Osmond Diputus PN Tangerang, Hak Asuh Anak Dimenangkan Ibu

Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:06

Saatnya Mahasiswa Kritisi Sistem Dominasi "Fraksi" di Parlemen

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:42

Pertamina Patra Niaga Salurkan LPG 3 Kg ke 958 Kopdes Merah Putih

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:31

Asesmen jadi Fondasi Pembinaan Warga Binaan Lapas Cianjur

Kamis, 01 Oktober 2026 | 21:03

Selengkapnya