Berita

Korps Brimob Polri. (Foto: BPSDM Kementerian PU)

Presisi

Kapolri Perintahkan 7.000 Personel Brimob Bersiaga

SELASA, 21 APRIL 2026 | 20:15 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Perintah tegas disampaikan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat membuka Rapat Kerja Teknis (Rakernis) Korps Brimob Polri yang dihadiri sekitar 7.000 personel di Lapangan Mako Brimob Polri, Depok, Jawa Barat, Selasa, 21 April 2026.

Dalam Rakernis tersebut, Kapolri memerintahkan seluruh personel Brimob Polri meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi dinamika akibat gejolak geopolitik global.

“Kita semua harus selalu siap dan waspada. Terus latih kemampuan menghadapi berbagai dinamika yang mungkin terjadi,” tegas Jenderal Sigit.


Ia berujar, memanasnya kondisi geopolitik global saat ini berpotensi memicu eskalasi yang lebih luas. Pemerintah sendiri telah berupaya mengantisipasi dampak krisis energi melalui pembukaan kilang baru serta optimalisasi sumur lama. Namun demikian, potensi gejolak tetap perlu diwaspadai.

“Terjadi kenaikan pada BBM non-subsidi dan LPG non-subsidi. Ini tentu berdampak pada kenaikan harga-harga,” ujarnya.

Kondisi tersebut, lanjut Kapolri, berpotensi memicu reaksi masyarakat yang bisa berdampak pada stabilitas keamanan dalam negeri. Untuk itu, Sigit meminta seluruh personel Brimob meningkatkan kesiapan, memahami situasi lapangan, serta memastikan peralatan operasional dalam kondisi optimal.

“Pelajari situasi dan medan dengan baik. Persiapkan seluruh perlengkapan sehingga saat bertugas semuanya siap digunakan,” pungkasnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya