Berita

Dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG). (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Nusantara

Persoalan Teknis MBG Tak Boleh Dianggap Remeh

SENIN, 20 APRIL 2026 | 03:17 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Berbagai persoalan teknis di lapangan terkait Program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak bisa diabaikan. 

Berdasarkan temuan yang disampaikan Badan Gizi Nasional (BGN), masih terdapat sejumlah dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang belum memenuhi standar operasional.

Ketua Umum Dewan Pimpinan Nasional Solidaritas Pemuda Pemudi Desa (DPN SPEDA), Fadli Rumakefing menduga persoalan tersebut bisa disebabkan oleh kelalaian maupun lemahnya pengawasan. 


Oleh karena itu, Fadli mendorong agar monitoring tidak hanya bersifat administratif, tetapi juga dilakukan langsung di lapangan.

“Pengawasan harus menyentuh langsung operasional dapur SPPG, bukan hanya di atas meja administratif,” kata Fadli dalam keterangannya, dikutip Senin 20 April 2026.

Selain itu, SPEDA juga menyoroti alokasi belanja Badan Gizi Nasional (BGN) Tahun Anggaran 2025 yang dinilai belum sepenuhnya tepat sasaran. 

Beberapa pos anggaran seperti pengadaan kendaraan, jasa event organizer, pakaian dan aksesoris, serta perangkat elektronik dianggap perlu dievaluasi menyeluruh.

Sementara itu, alokasi anggaran pembangunan SPPG sebesar Rp936,7 miliar dinilai sudah tepat karena berkaitan langsung dengan infrastruktur utama program MBG.

“Di luar pembangunan SPPG, perlu dilakukan evaluasi total agar anggaran benar-benar memiliki korelasi dengan pemenuhan gizi anak-anak Indonesia,” pungkas Fadli.

Populer

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Dana Nasabah Rp2,58 Miliar Raib, BCA Digugat ke PN Jakpus

Selasa, 28 Juli 2026 | 16:02

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

UPDATE

Prabowo Bikin Lomba Kota Terbersih, Lima Terbaik Dapat Rp20 Miliar

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:26

Oknum Brimob di KPK Diduga Bocorkan Dokumen Perkara, Dipakai Peras Bupati Pemalang

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:18

ST Burhanuddin Mutasi 176 Jaksa, 90 Kajari Bergeser

Kamis, 30 Juli 2026 | 18:17

Prabowo Wanti-wanti Konflik Timteng Bisa Meluas dan Semakin Memburuk

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:51

Deddy Sitorus Bantah Hina Wartawan dan Tantang Balik KWP

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:35

Lokataru: Kopdes Merah Putih Rawan Dimobilisasi Jadi Mesin Politik Bawah Tanah

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:26

Prabowo Tertarik Belajar Cara India Bangun 3 Juta Rumah dalam Setahun

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:21

Terima Aspirasi Guru TK, DPR Siap Agendakan Penguatan PAUD

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:19

MK: Anggaran MBG Tak Boleh Lagi Masuk Pos Pendidikan

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Pembahasan RUU HAM, Perlindungan Harus Menyesuaikan Perkembangan Zaman

Kamis, 30 Juli 2026 | 17:12

Selengkapnya