Berita

Blok Mahakam. (Foto: Humas Pertamina)

Bisnis

Blok Mahakam Tambah Produksi Gas Amankan Stok Energi Nasional

JUMAT, 17 APRIL 2026 | 04:38 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Di tengah dinamika geopolitik global yang masih membayangi stabilitas pasokan energi dunia, PT Pertamina (Persero) terus memperkuat ketahanan energi nasional melalui optimalisasi produksi migas domestik secara berkelanjutan. 

Upaya ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menjaga keandalan pasokan energi nasional.
 
Komitmen tersebut salah satunya diwujudkan melalui penambahan produksi gas sebesar 20 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD) dari Proyek Sisi Nubi Area of Interest 1-3-5 (SNB AOI 1-3-5) di Wilayah Kerja (WK) Mahakam.
 

 
Vice President Corporate Communication Pertamina, Muhammad Baron menyampaikan, peningkatan produksi Blok Mahakam ini menjadi langkah konkret Pertamina dalam menjaga stabilitas pasokan energi nasional di tengah ketidakpastian global, termasuk dinamika konflik di kawasan Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi rantai pasok energi dunia.
 
“Pertamina secara konsisten mendorong peningkatan produksi migas domestik sebagai fondasi utama ketahanan energi nasional. Langkah ini juga menjadi bagian dari upaya mendukung agenda besar pemerintah dalam mewujudkan kemandirian energi,” ujar Baron dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Kamis malam, 16 April 2026.
 
Tambahan produksi gas tersebut berasal dari keberhasilan Pertamina Hulu Mahakam (PHM), anak usaha Subholding Upstream Pertamina dalam mengoperasikan Platform WPN-7 yang mencakup sumur NB-701 dan NB-702 di lapangan lepas pantai Sisi Nubi, Kalimantan Timur. Pada tahap awal, sumur NB-701 mencatatkan produksi sebesar 9,8 MMSCFD sejak 25 Maret 2026, disusul sumur NB-702 sebesar 12,5 MMSCFD pada 26 Maret 2026.
 
Keberhasilan ini menjadikan WPN-7 sebagai platform ketiga yang telah berproduksi dari total enam platform yang direncanakan dalam pengembangan Proyek SNB AOI 1-3-5. Secara bertahap, produksi dari kedua sumur tersebut akan terus dioptimalkan melalui proses monitoring dan stabilisasi untuk mencapai target produksi awal sebesar 20 MMSCFD secara berkelanjutan.
 
Sebelumnya, Pertamina telah lebih dulu mengoperasikan Platform WPS-4 pada 4 Desember 2025 dan WPS-5 pada 23 Februari 2026. Rangkaian capaian ini menunjukkan progres pengembangan lapangan yang konsisten, terintegrasi, dan tepat waktu, sekaligus mencerminkan ketahanan operasional Pertamina di tengah tantangan global.
 
“Keberhasilan ini menjadi bukti bahwa di tengah tekanan global, Pertamina tetap fokus menjalankan perannya sebagai penggerak utama ketahanan energi nasional. Kami akan terus memperkuat kapasitas produksi dalam negeri untuk memastikan energi tetap tersedia bagi masyarakat,” pungkas Baron.
 
Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs).

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

MTI: Saatnya Pilih Pemimpin karena Kualitas

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:29

Korupsi Kredit Perbankan Rp629,8 Miliar Proyek Apartemen Bekasi Diusut

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:18

Ketika Hukum Konstitusi Berhadapan dengan Realitas Pertahanan Negara

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 02:01

Kesaktian Nusron Terbukti Lagi, KPK Dibuat Tak Bergigi

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:48

Masjid Apung An-Nur di Ancol jadi Landmark Baru di Pesisir Jakarta

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:20

Prabowo Pimpin Rapat Kabinet di Istana Bogor

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 01:07

KPK Jangan Gertak Sambal: Segera Jemput Paksa Nusron!

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:35

Melampaui Efisiensi, Menemukan Peluang Baru

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:20

5 Jurnalis Hilang di Krakatau Dianugerahi Penghargaan Kemanusiaan

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 00:02

Investor Jangan Gampang Panik soal Ancaman MSCI

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:45

Selengkapnya