Berita

Donald Trump dan Jerome Powell (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube The Hills)

Dunia

Trump Ultimatum Powell: Mundur atau Dipecat

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 11:58 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Ketegangan antara Presiden AS Donald Trump dan Ketua Federal Reserve Jerome Powell kian memuncak menjelang berakhirnya masa jabatan pimpinan bank sentral tersebut pada 15 Mei mendatang.

Trump secara terbuka mengancam akan memberhentikan sosok tersebut dari Dewan Gubernur jika tidak memilih mundur secara sukarela.

"Jika dia tidak pergi tepat waktu, maka saya harus memecatnya,” kata Trump, dikutip dari Reuters, Kamis 16 April 2026.


Situasi ini memperumit proses transisi kepemimpinan di Federal Reserve, yang biasanya berjalan mulus. Powell sebenarnya masih memiliki masa jabatan sebagai anggota dewan hingga 2028, sehingga ia secara hukum dapat tetap bertahan meskipun tidak lagi menjabat sebagai ketua.

Trump juga menegaskan bahwa penyelidikan kriminal terhadap Powell menjadi alasan tambahan untuk menekan pengunduran dirinya. 

Di sisi lain, penyelidikan tersebut justru menjadi hambatan bagi rencana Trump menunjuk Kevin Warsh sebagai ketua The Fed berikutnya. Proses konfirmasi Warsh di Senat berpotensi tertunda karena sejumlah pihak menilai penyelidikan terhadap Powell sebagai langkah politis yang mengancam independensi bank sentral.

Beberapa anggota parlemen bahkan secara terbuka menentang langkah tersebut. Senator Republik Thom Tillis, misalnya, menyebut penyelidikan itu sebagai serangan yang tidak berdasar dan berjanji akan menghambat konfirmasi Warsh selama kasus tersebut belum dihentikan.

Di tengah tekanan politik ini, Powell menegaskan bahwa ia tidak berniat meninggalkan posisinya di Dewan Gubernur sebelum penyelidikan benar-benar selesai secara transparan. Ia juga membuka kemungkinan tetap bertahan lebih lama jika dianggap perlu demi menjaga stabilitas institusi dan kepentingan publik.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

iPhone Raffi Ahmad Dikirim dari AS Tanpa Disebut dalam Dokumen

Selasa, 09 Juni 2026 | 00:01

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Sejarah Baru! Hattrick Perdana Messi Bawa Argentina Libas Aljazair dan Samai Rekor Klose

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:15

KPK Buka Peluang Kembangkan Penyidikan Kasus Bea Cukai yang Seret Nama Djaka Budi Utama

Rabu, 17 Juni 2026 | 10:01

Reog Sekolah Rakyat Ponorogo Raih Penghargaan di Ajang Piala Presiden

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:34

Pemerintah Hentikan Sementara MBG Selama Libur Sekolah

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:32

Mahfud MD Nilai Dadan Hindayana Layak Dihukum Mati Jika Terbukti Korupsi

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:23

Harga Minyak Brent Kembali ke Level 78 Dolar AS

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:19

Harta Wamenko Pangan Hanif Faisol Tembus Rp8,9 Miliar, Naik Tajam Sejak 2022

Rabu, 17 Juni 2026 | 09:04

Bursa Asia Dibuka Merah, Kospi Pimpin Penurunan

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:52

Bayan Resources Siap Tebar Dividen Rp 8,96 Triliun dari Laba Buku 2025

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:40

Wall Street Variatif, Dow Jones Terbang Tinggi

Rabu, 17 Juni 2026 | 08:23

Selengkapnya