Berita

Politikus muda Partai Nasdem, Lamdahur Pamungkas. (Foto: Dokumentasi Nasdem)

Politik

Politikus Muda Nasdem Anggap Pemberitaan Tempo Insinuatif

KAMIS, 16 APRIL 2026 | 04:32 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politikus muda Partai Nasdem, Lamdahur Pamungkas angkat bicara terkait pemberitaan Majalah Tempo yang menyoroti sosok Surya Paloh dan Partai Nasdem.

Dalam pernyataan resminya, Lamdahur menilai laporan utama Tempo edisi 13–16 April 2026 tidak lagi sekadar kritik, melainkan telah melampaui batas profesionalisme jurnalistik.

Menurutnya, penggunaan judul cover “PT Nasdem Indonesia Raya TBK” mencerminkan framing yang tendensius dan merendahkan institusi partai.


“Hal ini jelas merupakan framing tendensius yang merendahkan martabat pimpinan dan institusi partai kami,” kata Lamdahur dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Rabu malam, 15 April 2026.

Ia menilai narasi yang menggambarkan Partai Nasdem sebagai lembaga komersial semata tidak sesuai dengan realitas di lapangan.

“Dari pengalaman dan kedekatan saya dengan partai, narasi seperti ini jauh dari kenyataan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Lamdahur menyindir pihak-pihak yang mengklaim sebagai penjaga nilai nasionalisme, namun dinilai gagal memahami maknanya secara substansial.

“Nasionalisme bukan sekadar retorika di ruang redaksi atau tulisan untuk mengejar sirkulasi,” tegasnya.

Ia menjelaskan bahwa nasionalisme sejati tercermin dalam tindakan nyata, sebagaimana yang menurutnya ditunjukkan oleh Surya Paloh.

“Surya Paloh menunjukkan nasionalisme yang lebih nyata dan mendalam,” tutur dia.

Lamdahur juga menilai pemberitaan tersebut membentuk opini yang insinuatif dan berpotensi menyesatkan publik terhadap Partai Nasdem.

“Pemberitaan Tempo membentuk opini yang insinuatif dan menyesatkan,” tegasnya lagi.

Di akhir pernyataannya, ia mengingatkan bahwa kebebasan pers harus tetap dijalankan secara bertanggung jawab.

“Kebebasan pers memang penting, tetapi kebebasan tanpa tanggung jawab adalah bentuk kemunduran,” pungkasnya.


Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya