Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Prancis Emmanuel Macron (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Dari Rusia ke Prancis: Prabowo Jalankan Desain Geopolitik Terukur

RABU, 15 APRIL 2026 | 14:01 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia dan dilanjutkan ke Prancis merupakan langkah strategis yang mencerminkan arah baru politik luar negeri Indonesia di tengah meningkatnya ketegangan global.

Pengamat intelijen dan geopolitik Amir Hamzah menilai, urutan kunjungan dari Moskow menuju Paris bukanlah kebetulan diplomatik, melainkan bagian dari desain geopolitik yang terukur. 

Amir menyebut, langkah tersebut menunjukkan bahwa Indonesia tengah memainkan peran sebagai penyeimbang di antara kekuatan besar dunia.


Rusia memiliki kedekatan yang sangat kuat dengan Iran, sementara Prancis sebagai bagian dari North Atlantic Treaty Organization sering mengambil posisi berbeda dari Amerika Serikat, khususnya dalam isu Iran.

"Di sinilah Indonesia masuk, bukan untuk berpihak, tetapi untuk menjaga keseimbangan,” kata Amir dalam keterangannya, Rabu 15 April 2026.

Amir menjelaskan, pertemuan Prabowo dengan Presiden Vladimir Putin di Kremlin membuka ruang komunikasi Indonesia dengan blok Eurasia yang selama ini menjadi penopang Iran dalam berbagai sektor strategis. 

Sementara itu, pertemuan dengan Presiden Emmanuel Macron di Paris menunjukkan upaya menjaga jalur komunikasi dengan Barat, khususnya negara yang memiliki otonomi kebijakan luar negeri.

Amir menilai, di tengah potensi eskalasi konflik antara Amerika Serikat dan Iran, langkah Indonesia ini memiliki nilai strategis tinggi. 

“Jika konflik membesar, negara yang memiliki akses ke semua pihak akan menjadi sangat penting. Indonesia sedang mempersiapkan posisi itu,” kata Amir.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Deteksi Dini, Lapas Cianjur Periksa Kesehatan Warga Binaan dan Pegawai

Jumat, 25 September 2026 | 20:20

Tahu Manuver Pelindo, Kejagung Serahkan Eksekusi Silfester Matutina ke Kejari Jaksel

Jumat, 25 September 2026 | 20:16

Antam Serap 9 Ton Emas Freeport hingga Agustus 2026

Jumat, 25 September 2026 | 19:43

160 Ribu Orang Ikut Rekrutmen BI, Lulusan Teknologi Masih Minim

Jumat, 25 September 2026 | 19:36

Ratusan Hotel di Bandung Dijual, Pemerintah Jangan Tutup Mata!

Jumat, 25 September 2026 | 19:09

Kata IPW, Ombudsman Melampaui Kewenangan Saat Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 19:08

Xiaomi 18 Fold Smartphone Lipat Canggih Bertenaga Kamera Leica

Jumat, 25 September 2026 | 18:41

Bogasari Dorong UMKM Surabaya Naik Kelas

Jumat, 25 September 2026 | 18:37

KPU Harus Terang Benderang Jelaskan Verifikasi Syarat Pendidikan Gibran

Jumat, 25 September 2026 | 18:28

DPR Segera Panggil Ombudsman dan Ditjenpas soal Sidak Lapas Cibinong

Jumat, 25 September 2026 | 18:18

Selengkapnya