Berita

Ilustrasi ADHD (Sumber: Gemini Generated Image)

Kesehatan

Apa Itu ADHD yang Dialami Jungkook BTS?

SELASA, 14 APRIL 2026 | 16:54 WIB | OLEH: TIFANI

Jungkook, salah satu member BTS, mengungkapkan bahwa dirinya mengalami Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) pada akhir 2025. Pengakuan tersebut disampaikan saat ia melakukan siaran langsung sambil berinteraksi santai dengan ARMY, sebutan bagi penggemar BTS.

Dalam siaran itu, Jungkook tampak rileks, berjalan ke sana kemari sembari bercengkerama. Namun, suasana berubah ketika seorang penggemar mengomentari agar ia tidak terlalu banyak bergerak. Menanggapi hal tersebut, Jungkook dengan jujur menjelaskan bahwa ia memang sulit diam karena ADHD yang dialaminya.

Pengakuan ini langsung memantik simpati dari penggemar. Banyak yang merasa terenyuh sekaligus menyesal atas komentar yang memicu keterusterangan sang idol.


Apa Itu ADHD?

Attention Deficit Hyperactivity Disorder atau ADHD adalah salah satu gangguan perkembangan saraf yang paling umum dialami pada masa kanak-kanak. Biasanya ADHD pertama kali didiagnosis pada masa kanak-kanak, namun tak jarang gangguan mental ini sering berlangsung hingga dewasa.

Mengutip laman Mayo Clinic, ADHD adalah kondisi seseorang memiliki gangguan dalam perkembangan dan aktivitas otak yang mempengaruhi perhatian, hiperaktivitas, dan pengendalian diri. Perlu diketahui, normal bagi anak-anak untuk mengalami kesulitan fokus dan berperilaku. Namun, anak-anak dengan ADHD memiliki gejala yang bisa berlanjut dan parah.

Anak-anak yang mengalami ADHD dapat mengalami kesulitan di sekolah, di rumah, dan dalam persahabatan. Ada tiga jenis ADHD jika dilihat dari gejalanya, yakni sebagai berikut:

Predominantly Inattentive Presentation, yakni ketika sulit bagi individu untuk mengatur atau menyelesaikan tugas, memperhatikan detail, atau mengikuti instruksi atau percakapan. Orang tersebut mudah teralihkan atau melupakan detail rutinitas sehari-hari. 

Predominantly Hyperactive-Impulsive Presentation, yakni ketika orang tersebut gelisah dan banyak bicara. Sulit untuk duduk diam dalam waktu lama (misalnya untuk makan atau saat mengerjakan pekerjaan rumah). Anak-anak yang lebih kecil dapat berlari, melompat, atau memanjat terus-menerus. 

Individu merasa gelisah dan bermasalah dengan impulsif. Seseorang yang impulsif mungkin sering menyela orang lain, mengambil sesuatu dari orang lain, atau berbicara pada waktu yang tidak tepat. Sulit bagi orang tersebut untuk menunggu giliran atau mendengarkan arahan. Seseorang dengan impulsif mungkin mengalami lebih banyak kecelakaan dan cedera daripada yang lain.

Combined Presentation: Gejala dari kedua jenis di atas sama-sama ada pada orang tersebut.

ADHD mempengaruhi sekitar 8,4% anak-anak dan 2,5% orang dewasa, menurut American Psychiatric Association. Berikut ciri-cirinya pada orang dewasa.

Tidak terorganisir
Memiliki masalah hubungan
Tidak fokus
Gelisah dan cemas
Hiperfokus
Memiliki masalah manajemen waktu
Pelupa
Impulsif
Tidak termotivasi
Memandang negatif ke diri sendiri

Penyebab ADHD


Penyebab dan faktor risiko ADHD tidak diketahui, tetapi penelitian saat ini menunjukkan bahwa genetika memainkan peran penting. Studi terbaru menghubungkan faktor genetik dengan ADHD.

Selain genetika, para ilmuwan sedang mempelajari kemungkinan penyebab dan faktor risiko lainnya termasuk:


Adapun anggapan bahwa ADHD disebabkan oleh makan terlalu banyak gula, terlalu banyak menonton televisi, pola asuh, atau faktor sosial dan lingkungan seperti kemiskinan atau kekacauan keluarga belum terbukti.


Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

UPDATE

Jokowi Dalangi Operasi Politik Pertahankan Wapres Gibran

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:14

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Pejabat BNPB juga Korupsi Pengadaan HT Penanganan Karhutla

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:37

Status MSCI Bukan Tanda Kiamat

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:21

Penguatan Ekosistem Dagang RI Didorong Tembus 5 Besar Ekonomi Dunia

Senin, 19 Oktober 2026 | 03:06

Mengenal Ahmad Luthfi Auditor BPK yang Minta Jatah Rp600 Juta

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:37

Mantan Kadivhubinter Polri Napoleon Bonaparte Meninggal Dunia, Polri Sampaikan Duka Cita

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:17

MSCI Pertanyakan Pasar RI, BEI Harus Buktikan Pengawasan Bekerja

Senin, 19 Oktober 2026 | 02:06

Fahira: Mimpi dan Cita-cita Tak Boleh Dibatasi Kondisi Ekonomi

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:35

Polisi Tembak Polisi di Markas Ditpolairud Pondok Cabe, Pelaku Ditahan

Senin, 19 Oktober 2026 | 01:15

Selengkapnya