Berita

Ilustrasi (Artificial Inteligence)

Bisnis

Emas Tertekan oleh Sentimen Suku Bunga

SELASA, 14 APRIL 2026 | 07:35 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Harga emas kembali terkoreksi akibat kombinasi penguatan indeks Dolar AS (DXY) dan kegagalan diplomasi Amerika Serikat (AS)-Iran. 

Ketegangan geopolitik yang memicu lonjakan harga minyak justru menjadi sentimen negatif bagi emas karena memperkuat ekspektasi inflasi dan suku bunga tinggi.

Laporan Reuters menyebutkan bahwa emas spot melemah 0,3 persen menjadi 4.734,50 Dolar AS per ons, pada perdagangan Senin 13 April 2026, atau Selasa dini hari WIB dan menjadi level terendah sejak awal April.


Sedangkan emas berjangka AS ditutup menyusut 0,4 persen ke posisi 4.767,40 Dolar AS per ons.

Perak juga terkoreksi tipis 0,2 persen ke 75,71 Dolar AS per ons. Sebaliknya, paladium melonjak 3 persen ke level 1.566,15 Dolar AS per ons.

Penguatan Dolar AS membuat emas lebih mahal bagi pemegang mata uang lain, sehingga menekan volume permintaan global. 

Blokade militer di pelabuhan Iran mendorong harga minyak naik. Kondisi ini mempersempit peluang The Fed untuk memangkas suku bunga. 

Berdasarkan FedWatch Tool CME, peluang pemangkasan suku bunga tahun ini merosot ke angka 29 persen.

Sejak konflik pecah pada 28 Februari, harga emas spot telah terkoreksi lebih dari 10 persen. Analis menilai ini sebagai fase "pembersihan" posisi spekulatif yang sehat untuk prospek jangka panjang.

Meskipun emas melesu, perak diprediksi tetap kuat dalam jangka panjang. Krisis energi akibat ketidakpastian pasokan minyak justru mempercepat investasi pada energi surya fotovoltaik, yang membutuhkan perak sebagai komponen utama.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

OIKN Siapkan Rangkaian Prosesi Penghormatan dan Pemakaman Troy Pantouw

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:25

Tugu Koperasi Tasikmalaya Direvitalisasi Jadi Cagar Budaya Nasional

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:18

BMKG Minta Masyarakat Waspadai Gelombang Tinggi di Beberapa Perairan Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:11

Lesley Simpson Racik Drama Psikologis Bunga di Tepi Jurang

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:05

Indonesia Harus Terdepan Gerakkan Dunia Internasional Selamatkan Gaza

Minggu, 26 Juli 2026 | 14:00

SMRC Catat Kepuasan Publik terhadap Prabowo Turun 30 Persen

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:58

Mantri BRI Jangkau Masyarakat Pegunungan Toraja Utara Hadirkan Layanan Perbankan

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:28

Sudaryono Jangan Sesatkan Publik soal Mitos Telur Penyebab Bisul

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:19

KPK Usut Dugaan Suap ke Pejabat Pemkot Bengkulu

Minggu, 26 Juli 2026 | 13:12

Kemenkes Perluas Skrining HIV, Putus Rantai Penularan di Masyarakat

Minggu, 26 Juli 2026 | 12:42

Selengkapnya