Berita

Presiden RI Prabowo Subianto dan Presiden Rusia Vladimir Putin (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Dunia

Putin Sebut RI di BRICS Buka Peluang Besar Perkuat Kemitraan

SENIN, 13 APRIL 2026 | 23:51 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Rusia Vladimir Putin menilai keanggotaan Indonesia dalam BRICS menjadi momentum strategis untuk memperluas dan memperdalam kerja sama bilateral dengan Moskow. 

Hal tersebut disampaikan usai pertemuan bilateral dengan Presiden RI Prabowo Subianto di Istana Kremlin, Senin, 13 April 2026. 

Putin menyampaikan apresiasi atas langkah Indonesia yang resmi bergabung dengan BRICS sejak 2025. 


Menurutnya, kehadiran Indonesia dalam blok ekonomi tersebut membuka ruang baru untuk memperkuat kemitraan, khususnya di sektor ekonomi yang selama ini menjadi tulang punggung hubungan kedua negara.

“Indonesia sudah menjadi anggota BRICS. Hal ini membuka peluang baru untuk mengembangkan kerja sama,” kata Putin.

Ia juga menyinggung potensi kerja sama yang lebih luas melalui konektivitas dengan kawasan Eurasia. 

Rusia, kata Putin, melihat peluang besar untuk menjajaki sinergi dengan berbagai mekanisme ekonomi regional.

“Kita bisa bicara mengenai Uni Ekonomi Eurasia,” lanjutnya.

Putin menambahkan, hubungan bilateral Rusia-Indonesia sejauh ini menunjukkan tren positif. 

Hal itu tercermin dari peningkatan perdagangan kedua negara yang mencapai 12 persen sepanjang 2025, sebagai indikasi kuatnya fondasi kerja sama ekonomi yang telah terbangun.

“Kami berharap bahwa dalam pertemuan hari ini, Yang Mulia, kita sempat mencari berbagai solusi untuk tetap meningkatkan kemitraan antara kedua negara,” tuturnya.

Lebih jauh, kedua negara juga mulai memperluas pembahasan kerja sama ke berbagai sektor strategis, mulai dari energi, antariksa, pertanian, industri hingga farmasi. 

Selain itu, hubungan antar kementerian luar negeri kedua negara disebut berjalan erat dalam berbagai forum global.

“Kita bicara mengenai kerja sama di bidang energi, di bidang antariksa, juga di bidang pertanian, di bidang penghasilan industri, serta di bidang farmasi,” ujar dia.

Dalam kesempatan yang sama, Prabowo menyampaikan apresiasi atas dukungan Rusia terhadap keanggotaan Indonesia di BRICS. 

Ia juga menegaskan pentingnya konsultasi strategis di tengah dinamika geopolitik global yang kian kompleks.

“Karena itu, kami merasa sangat perlu untuk konsultasi bagaimana kita menghadapi situasi ke depan, terutama kalau bisa kita terus mempererat kerja sama terutama di bidang ekonomi dan energi,” kata Prabowo.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Waspadai Modus Penipuan Mengatasnamakan Bantuan Sosial

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:21

Ayam Mati di Lumbung Listrik

Sabtu, 13 Juni 2026 | 06:04

Narasi 'Sell Indonesia' Manipulatif

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:52

Krisis 1998 Meninggalkan Trauma Strategis

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:28

Titin Rita Lestari, Air Mata yang Tak Sempat Jatuh

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:09

Sangat Janggal Kejagung Tak Periksa Nanik S Deyang

Sabtu, 13 Juni 2026 | 05:01

BUMD Didorong Bertransformasi sebagai Lokomotif Ekonomi Daerah

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:35

Farhan Pastikan Bandung Aman Hadapi Musim Liburan

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:19

Bosnia-Herzegovina Gagal Bungkam Tuan Rumah Kanada

Sabtu, 13 Juni 2026 | 04:07

Jaringan Narkoba Sumsel-Jabar Dibongkar Polisi

Sabtu, 13 Juni 2026 | 03:35

Selengkapnya