Berita

Anggota Komisi I DPR RI Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

Viral Dokumen Kerja Sama Udara RI-AS, Okta Kumala: Kedaulatan Negara Prioritas

SENIN, 13 APRIL 2026 | 19:14 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Komisi I DPR merespons beredarnya draft kerja sama penerbangan militer antara Amerika Serikat dan Indonesia di ruang publik yang memicu beragam persepsi masyarakat. 

Anggota Komisi I DPR Fraksi PAN, Okta Kumala Dewi mengatakan, informasi yang belum utuh tersebut bahkan menimbulkan anggapan keliru seolah Indonesia akan memberikan akses bebas terhadap wilayah udaranya. Padahal pembahasan masih dalam tahap awal dan belum bersifat final.

Okta menegaskan bahwa kerja sama pertahanan atau diplomasi pertahanan merupakan hal yang lazim dilakukan Indonesia sebagai bagian dari upaya mempererat hubungan antarnegara. 


Meski demikian, Okta mengingatkan bahwa setiap bentuk kerja sama harus tetap berpijak pada kepentingan nasional, tidak mencederai kedaulatan negara, serta konsisten dengan prinsip politik luar negeri bebas aktif.

“Kepentingan nasional harus menjadi prioritas dan kedaulatan negara tidak boleh dikompromikan,” ujar Okta kepada wartawan, Senin 13 April 2026.

Ia juga menyoroti pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi yang beredar di ruang digital. 

“Jangan sampai muncul asumsi-asumsi liar yang justru menyesatkan,” kata Legislator PAN ini.

Lebih lanjut, Okta menegaskan bahwa setiap kerja sama yang berpotensi menjadi perjanjian internasional wajib melalui persetujuan DPR.

“DPR akan mengawal dan mengawasi setiap perjanjian yang dibuat pemerintah tetap dalam koridor hukum dan kepentingan nasional,” pungkas Okta.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

UPDATE

Kapolres Sukoharjo Dicopot Usai Penggerebekan Pesantren

Senin, 02 November 2026 | 18:26

DPR Gandeng Kementerian PPPA Dorong Gerakan Nasional Antibullying

Senin, 02 November 2026 | 18:20

Gibran Ingatkan Ancaman Hoaks terhadap Kerukunan Masyarakat

Senin, 02 November 2026 | 18:06

Antisipasi Gangguan Selat Hormuz, Chandra Asri Bangun Fasilitas Pengganti Nafta

Senin, 02 November 2026 | 18:02

Program Kemenag Harus Sejalan dengan Visi-Misi Prabowo

Senin, 02 November 2026 | 17:41

Kemenhaj Rekrut Tenaga Pendukung untuk Urus Visa Haji 2027

Senin, 02 November 2026 | 17:34

Ahmad Doli Harap Pimpinan Parpol Segera Bertemu Bahas Gibran

Senin, 02 November 2026 | 17:31

Gibran Tetap Blusukan ke Daerah di Tengah Polemik Putusan MA dan MK

Senin, 02 November 2026 | 17:25

Kesejahteraan Rakyat di Daerah Tambang Nikel Harus jadi Perhatian Pemerintah

Senin, 02 November 2026 | 17:09

Cegah Kekerasan di Pesantren, Kemenag Buka Pelatihan Daring melalui MOOC Pintar

Senin, 02 November 2026 | 17:02

Selengkapnya