Berita

Presiden Korea Utara Kim Jong Un (Foto: KCNA)

Global

Korut Canangkan Pembangunan Bertahap dan Berkualitas Lima Tahun ke Depan

SENIN, 13 APRIL 2026 | 11:22 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Korea Utara (Korut) menetapkan arah baru pembangunan nasional dengan menekankan stabilitas, konsolidasi, serta peningkatan kualitas dalam rencana lima tahun mendatang. 

Kebijakan tersebut ditegaskan langsung oleh pemimpin tertinggi Kim Jong Un dalam laporan resmi pada Kongres ke-9 Partai Pekerja Korea, seperti dikutip dalam laporan resmi pada Senin, 13 April 2026.

Dalam pidatonya, Kim menekankan bahwa periode rencana lima tahun ke depan bukan sekadar fase pertumbuhan biasa, melainkan momentum penting untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. 


“Periode rencana lima tahun yang baru seharusnya menjadi fase stabilisasi dan konsolidasi, fase pembangunan bertahap dan berkualitas,” ujarnya, sekaligus menegaskan bahwa arah tersebut menjadi prinsip utama kerja kepemimpinan partai periode baru.

Korut mengklaim dalam lima tahun terakhir telah berhasil mendorong tren pembangunan sosialisme secara menyeluruh dan membawa ekonomi nasional ke jalur pertumbuhan. 

Berbagai kebijakan penyesuaian diterapkan untuk memastikan keseimbangan antar sektor, termasuk penguatan kapasitas produksi dan rehabilitasi teknis demi membangun struktur ekonomi yang lebih mandiri.

Langkah konkret terlihat dari masifnya pembangunan di berbagai wilayah. Pemerintah disebut telah memperkuat dan merenovasi sejumlah unit produksi, serta membangun pabrik industri regional modern di sekitar seperlima wilayah negara dalam waktu relatif singkat. Capaian ini disebut sebagai landasan penting bagi peningkatan kapasitas produksi dan kemajuan teknologi nasional.

Memasuki fase baru, Kim Jong Un menyoroti pentingnya konsolidasi kualitatif, khususnya pada sektor industri kunci. Ia juga mendorong pembangunan fondasi baru bagi industri ringan serta penyempurnaan sistem irigasi guna memperkuat sektor pertanian.

Meski mengedepankan pendekatan bertahap, Kim menegaskan bahwa strategi tersebut bukan berarti perlambatan. Target dalam rencana lima tahun terbaru justru dinilai lebih tinggi dibanding periode sebelumnya, dengan penekanan pada peningkatan produksi secara berkelanjutan di seluruh sektor ekonomi.

Selain itu, pembangunan daerah menjadi agenda strategis. Korut menargetkan pembangunan pabrik, rumah sakit, dan fasilitas rekreasi di 20 kota dan kabupaten setiap tahun. 

Jika terealisasi, kebijakan ini diyakini akan mengubah lanskap ekonomi dan sosial di lebih dari separuh wilayah negara, sekaligus memperkuat fondasi pembangunan jangka panjang.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

KPK Bongkar Dugaan Akal-akalan Cukai Rokok PT Djarum Sejak 2010

Senin, 02 November 2026 | 15:43

UPDATE

Irjen Slamet Uliandi Tersangka Keempat Kasus Penyadapan Telepon Prabowo

Jumat, 06 November 2026 | 02:03

Dzulfikar dan Fuji Abdul Tekankan Intelektualisme Pemuda untuk Pengabdian Bangsa

Jumat, 06 November 2026 | 01:31

Pramono Bertahap Menata Parkir Liar hingga Fasilitas Tanah Abang

Jumat, 06 November 2026 | 01:17

Kalau Hasil Labfor Polri Diragukan, Siapa Lagi yang Mau Dipegang?

Jumat, 06 November 2026 | 01:05

Menjaga Riau dari Ancaman Karhutla Lewat Mitigasi Berkelanjutan

Jumat, 06 November 2026 | 00:32

PPKK Perkuat Pengamanan Kawasan Kemayoran

Jumat, 06 November 2026 | 00:17

Tunjukkan Ijazah di Pengadilan Belum Tentu Akhiri Polemik

Jumat, 06 November 2026 | 00:08

Listyo Sigit Cs Pakai Mesin Sadap Seharga Rp212 Miliar

Kamis, 05 November 2026 | 23:39

Gratis Masuk Ancol Bulan November, Cek Caranya

Kamis, 05 November 2026 | 23:12

Jokowi Menolak Ijazah Diuji Ulang, Pengamat: Apa karena Kapolri sudah Diganti?

Kamis, 05 November 2026 | 23:01

Selengkapnya