Berita

Pendopo Kementerian PU yang menjadi salah satu lokasi penggeledahan Kejati DKI, Kamis, 9 April 2026. (Foto: RMOL/Alifia)

Hukum

Masih Berlangsung, Kejati Geledah Ruang Menteri hingga Ditjen PU

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 18:57 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta masih melakukan penggeledahan di kompleks Kementerian Pekerjaan Umum (PU) Jakarta hingga Kamis petang, 9 April 2026.

Informasi yang diterima redaksi, ada sekitar 20 penyidik mengobok-obok kompleks kementerian di bawah pimpinan Menteri Dody Hanggodo itu sejak pukul 14.00 WIB. Hingga pukul 18.25 WIB, tim penyidik masih melakukan penggeledahan di sejumlah titik.

Adapun area yang disasar meliputi gedung utama kementerian yang mencakup ruang menteri, wakil menteri, dan sekretaris jenderal. Selain itu, penggeledahan juga dilakukan di gedung Direktorat Jenderal Sumber Daya Air serta Direktorat Jenderal Cipta Karya.


Sebelumnya, Menteri PU Dody Hanggodo telah memberikan akses penuh kepada penyidik.

Menurut Dody, saat awal kedatangan, tim Kejati DKI telah meminta izin untuk melakukan pendalaman dengan memasuki sejumlah ruangan di lingkungan kementerian.

"Mereka minta izin saya untuk masuk ruangan untuk melakukan pendalaman. Surat tugasnya sudah diperlihatkan semua, saya tinggal kasih izin," kata Dody.

Ia menegaskan tidak ada hal yang ditutup-tutupi, bahkan mempersilakan jika ruang kerjanya ikut diperiksa.

Penyidik Kejati mulai melakukan penggeledahan saat Dody sedang hadir di tengah acara silaturahmi Generasi Muda Kementerian PU siang tadi. Belakangan diketahui, penggeledahan itu berkaitan dengan dugaan korupsi pembangunan Gedung Cipta Karya yang saat ini tengah diselidiki oleh Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta.

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Menteri Warisan Jokowi akan Bersih dari Kabinet Prabowo pada 2027

Jumat, 30 Oktober 2026 | 23:29

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

UPDATE

Jaga Produktivitas dan Kelestarian, Agrinas Palma-BNPB Sinergi Tangkal Karhutla

Selasa, 03 November 2026 | 14:10

Kerja Sama Korea-Indonesia Perkuat Transformasi Digital Koperasi

Selasa, 03 November 2026 | 14:06

Gibran Selalu Dibela Mati-matian oleh Barisan Pendukungnya

Selasa, 03 November 2026 | 14:01

KPK Lepas Dua Pejabat Asal Kejagung, Mungki Hadipratikto Bakal Bertugas di BGN

Selasa, 03 November 2026 | 14:00

Babak Baru Piala Asia 2027, Alasan dan Jadwal Terbaru Penundaan Turnamen

Selasa, 03 November 2026 | 13:56

Kemlu Benarkan Dua WNI Tewas Saat Memancing di Jepang

Selasa, 03 November 2026 | 13:49

Fraksi Gerindra Belum Bersikap soal Putusan MA terkait Gibran

Selasa, 03 November 2026 | 13:45

Ketua KPK Pastikan Dalam Waktu Dekat Panggil Nusron Wahid

Selasa, 03 November 2026 | 13:35

PKS Minta Pemerintah Bebaskan PPN Produk Pembalut

Selasa, 03 November 2026 | 13:29

Soal Boikot Raffi Ahmad, Sosiolog Ingatkan Tanda Kehancuran Negara Bersumber dari Internal

Selasa, 03 November 2026 | 13:11

Selengkapnya