Berita

Presiden Prabowo Subianto di acara eresmian pabrik kendaraan listrik (EV) VKTR, Kamis, 9 April 2026.

Politik

Prabowo Sentil Gubernur yang Tak Pesan Bus dan Truk Buatan Lokal

KAMIS, 09 APRIL 2026 | 13:48 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Prabowo Subianto melontarkan sindiran kepada para kepala daerah yang belum menunjukkan keberpihakan terhadap produk kendaraan listrik buatan dalam negeri.

Pernyataan itu disampaikan saat peresmian pabrik kendaraan listrik (EV) VKTR, Kamis, 9 April 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Prabowo menegaskan kebanggaannya atas capaian industri nasional yang kini telah mampu memproduksi bus dan truk listrik secara mandiri. 


“Saya sangat gembira, saya sangat bangga. Kita sekarang di Indonesia punya kemampuan untuk produksi bus dan truk listrik. Ini sangat-sangat penting,” ujarnya. 

Lebih jauh, Prabowo memaparkan kapasitas produksi yang dimiliki VKTR, termasuk peningkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang terus digenjot. 

“TKDN-nya sekarang sudah 40 persen. Dan dalam waktu sebentar lagi, mungkin dua tahun lagi, akan menuju 60 persen. Dua tahun setelah itu akan menuju 80 persen,” paparnya.

Kendati demikian, Prabowo menegaskan agar seluruh pemerintah daerah tidak sekadar menjadi penonton, melainkan aktif mendukung produk nasional melalui pemesanan nyata. 

Ia bahkan menginstruksikan Menteri Sekretariat Negara untuk mencatat gubernur yang belum menunjukkan komitmen tersebut, termasuk mendorong TNI agar memprioritaskan produk dalam negeri.

“Mensesneg, catat itu, gubernur-gubernur yang tidak pesan produk dalam negeri, bus dan truk dan sebagainya. TNI juga suruh beli dalam negeri. Jadi ini membanggakan,” tegasnya.

Menurut Prabowo, dukungan terhadap industri nasional bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan strategis dalam mengurangi ketergantungan terhadap energi fosil sekaligus mendorong kemandirian bangsa. 

“Memang negara butuh. Kita harus tinggalkan energi dari karbon, dari fosil. Kita gunakan hanya untuk yang strategis,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cek Siaran Langsung Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026

Selasa, 22 September 2026 | 02:21

DPRD DKI Apresiasi Kebijakan Penutupan TPS Ilegal

Selasa, 22 September 2026 | 02:01

Indonesia Rebut 7 Medali di Aichi-Nagoya

Selasa, 22 September 2026 | 01:42

Ditjen AHU Perkuat Pengawasan Korporasi

Selasa, 22 September 2026 | 01:23

Wamendagri Ribka Haluk Berduka Tiga ASN Jadi Korban KKB

Selasa, 22 September 2026 | 01:01

Hasil Audit BPK Ditunggu dalam Kasus Toba Pulp Lestari

Selasa, 22 September 2026 | 00:37

Tiga Bulan Nganggur, Karyawan De Club Arjuna Geruduk Balai Kota

Selasa, 22 September 2026 | 00:26

Kejagung Periksa Dirut PT Migas Kota Bekasi terkait Dugaan Korupsi KSO

Selasa, 22 September 2026 | 00:01

80 Negara Siap Hadapi Wajib Sertifikasi Halal

Senin, 21 September 2026 | 23:47

KPK Harus Periksa Nusron Wahid demi Kepastian Hukum

Senin, 21 September 2026 | 23:31

Selengkapnya