Berita

Sejumlah orang berjalan sambil membawa bendera nasional Iran di dekat kendaraan peluncur rudal balistik di Teheran pada 11 Februari 2026 (Foto: AFP)

Politik

Iran Tak Bisa Ditundukkan dengan Kekerasan Senjata

RABU, 08 APRIL 2026 | 23:22 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran (SNSC) mendeklarasikan kemenangan atas Amerika Serikat dan Israel pada 8 April 2026, setelah menyepakati gencatan senjata selama dua minggu. 

Iran mengklaim berhasil memaksa AS menerima 10 poin tuntutan mereka, yang dianggap sebagai kekalahan sejarah bagi AS dan sekutunya.

Peneliti media dan politik Buni Yani menilai AS bersama Israel telah gagal menjinakkan Iran melalui gempuran selama 40 hari sejak 28 Februari 2026.


Menurut Buni Yani, peradaban besar seperti Iran tidak bisa ditundukkan dengan kekerasan senjata. 

"Iran hanya bisa ditundukkan dengan penundukan pikiran atau intelektual," kata Buni Yani dalam keterangannya, dikutip Rabu 8 April 2026.

Buni Yani mengatakan, Islam berhasil menundukkan Iran (Persia) yang awalny Majusi (Zoroaster) karena mereka menemukan Islam lebih unggul dan masuk akal daripada agama dan kebudayaan mereka sebelumnya.

Ia melihat bahwa Presiden AS Donald Trump dan Sekretaris Pertahanan AS Pete Hegseth serta konco-konconya tidak mengerti ilmu ini. 

"Mungkin juga mengerti karena banyak juga intelektual tamatan Harvard dan Princeton di sekitar mereka, tetapi karena nafsunya lebih besar, akhirnya gelap mata dan tidak bisa lagi berpikir," kata Buni Yani.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Wall Street Keluar dari Tekanan, Nasdaq Melonjak 1,69 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 08:14

Binar Emas Kembali Berkilau, Harga Melesat Lebih dari 2 Persen

Jumat, 18 September 2026 | 07:35

Bursa Eropa Menguat Tajam setelah Harga Minyak Turun

Jumat, 18 September 2026 | 07:02

UMKM Binaan Peratamina

Jumat, 18 September 2026 | 05:52

KPK Harus Hati-hati Buka Informasi Dugaan Korupsi Bea Cukai ke Publik

Jumat, 18 September 2026 | 05:25

PPN Kejawanan Diproyeksikan jadi Magnet Pertumbuhan Ekonomi Pesisir

Jumat, 18 September 2026 | 04:57

Momentum Memperkuat Akuntabilitas Belanja Negara

Jumat, 18 September 2026 | 04:25

Pembangunan di Papua Perlu Libatkan Kelembagaan Adat

Jumat, 18 September 2026 | 03:48

Perhutani Dorong Ekonomi Desa Lewat Penyaluran PUMK

Jumat, 18 September 2026 | 03:20

Mengawal Garibaldi

Jumat, 18 September 2026 | 02:55

Selengkapnya