Berita

Mojtaba Khamenei (Tangkapan layar RMOL dari siaran YouTube Hindustan Times)

Dunia

Beredar Isu Mojtaba Khamenei Kritis di Qom, Belum Ada Konfirmasi Resmi

RABU, 08 APRIL 2026 | 08:20 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Laporan terbaru menyebutkan bahwa Mojtaba Khamenei berada dalam kondisi kritis dan tidak mampu menjalankan peran pemerintahan.

Berdasarkan memo diplomatik yang berasal dari penilaian intelijen gabungan Amerika Serikat dan Israel, Mojtaba Khamenei saat ini dirawat di kota suci Qom dalam kondisi serius. Situasi tersebut disebut membuatnya tidak dapat terlibat dalam pengambilan keputusan negara.

Laporan yang dikutip dari The Times of Israel pada Rabu, 8 April 2026, menyebutkan Mojtaba Khamenei tidak mampu terlibat dalam pengambilan keputusan apa pun oleh rezim.


“Mojtaba Khamenei sedang dirawat di Qom dalam kondisi kritis, tidak mampu terlibat dalam pengambilan keputusan apa pun oleh rezim," menurut isi laporan tersebut. 

Informasi ini menjadi yang pertama mengungkap keberadaan Mojtaba sejak pecahnya konflik besar akibat serangan gabungan Amerika Serikat?"Israel pada akhir Februari lalu. Ia diyakini mengalami luka dalam serangan tersebut, yang juga menewaskan ayahnya, Ali Khamenei.

Sejak kejadian itu, Mojtaba jarang muncul di hadapan publik. Ketidakhadirannya memicu spekulasi luas mengenai kondisi kesehatannya serta pihak yang saat ini mengendalikan pemerintahan Iran. 

Sejumlah laporan menyebut pengaruh militer, khususnya Islamic Revolutionary Guard Corps, semakin menguat dalam struktur kekuasaan.

Memo intelijen tersebut juga mengungkap perkembangan lain yang tak kalah penting, yakni persiapan pemakaman untuk Ali Khamenei di Qom. Disebutkan bahwa kompleks makam yang tengah disiapkan kemungkinan akan menampung lebih dari satu jenazah, memunculkan spekulasi bahwa anggota keluarga lain juga akan dimakamkan di lokasi yang sama.

Di sisi lain, media pemerintah Iran masih merilis pernyataan dan konten yang diklaim berasal dari Mojtaba Khamenei. Bahkan, beredar video yang memperlihatkan dirinya sedang meninjau peta fasilitas nuklir Israel. Namun, keaslian video tersebut diragukan oleh sejumlah pihak.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya