Berita

Presiden AS Donald Trump (Foto: AFP)

Dunia

Trump Klaim Warga Iran Minta Dibombardir demi Kejatuhan Rezim

SELASA, 07 APRIL 2026 | 19:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim bahwa warga Iran justru meminta negaranya terus dibombardir demi meraih kebebasan dari rezim yang berkuasa. 

Berbicara di Gedung Putih pada Senin waktu setempat, 6 April 2026, Trump mengaku menerima berbagai aspirasi  yang disebut berasal dari warga Iran. 

Menurut penuturan Trump, rakyat Teheran bersedia menanggung penderitaan demi perubahan. 


“Mereka rela menderita demi kebebasan… kami telah menerima banyak pesan yang dicegat: ‘Tolong teruskan pengeboman’ – bom yang dijatuhkan di dekat rumah mereka. ‘Tolong teruskan pengeboman. Lakukanlah’," ujarnya, seperti dikutip dari SCMP.

Di saat yang sama, Trump mengeluarkan ancaman keras terhadap Teheran. Ia menyebut AS memiliki kemampuan untuk menghancurkan infrastruktur utama Iran hanya dalam waktu singkat jika kesepakatan tidak tercapai sebelum tenggat waktu Selasa, 7 April 2026.

“Penghancuran total pada pukul 12 siang… dalam jangka waktu empat jam, jika kami mau,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa opsi tersebut tidak diinginkan jika jalur diplomasi berhasil.

Trump menegaskan bahwa kesepakatan yang diharapkan Washington harus mencakup pembukaan kembali Selat Hormuz sebagai jalur vital energi global. 

“Kita perlu mencapai kesepakatan yang dapat saya terima, dan itu termasuk lalu lintas bebas di Selat Hormuz,” tegasnya.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Berpeluang Kalah, Wajar Pengacara Profesional Menolak Bela Jokowi

Kamis, 25 Juni 2026 | 07:47

Dianggap Sakit Jiwa, Ini Jawaban KPK Soal Tuntutan Ringan Bos Blueray

Jumat, 26 Juni 2026 | 14:45

UPDATE

Prabowo Tindak Lanjuti Usulan Tambah Beasiswa S3 bagi Dosen

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:09

Panitia Ogah Disusupi Politik, Jokowi Batal Ikut Kirab Budaya di Lampung Timur

Minggu, 28 Juni 2026 | 16:06

Sekolah Rakyat Bogor Padukan Panorama Alam dan Fasilitas Pendidikan Modern

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:43

400 Lajang Ikut Golek Garwo, Kemenag Dorong Lahirnya Keluarga Sakinah

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:35

Dana SAL Kemenkeu Perkuat Likuiditas dan Intermediasi Bank Mandiri

Minggu, 28 Juni 2026 | 15:29

Prabowo Target Pangkas BUMN dari 1.000 Jadi 250 Perusahaan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:47

Safari Politik Jokowi Bareng PSI Picu Sorotan

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:28

Daftar 32 Tim yang Lolos Piala Dunia 2026, Lajut Fase gugur

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:16

Australia Gandakan Denda Platform Medsos Nakal hingga Rp1 Triliun

Minggu, 28 Juni 2026 | 14:06

Membaca Sinyal di Balik Ritual Jokowi Injak Kepala Kerbau di Lampung

Minggu, 28 Juni 2026 | 13:56

Selengkapnya