Berita

Menko Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra (Foto: RMOL/Hani Fatunnisa)

Politik

Fokus Ekonomi, Yusril Ingatkan Pemerintah Jangan Abaikan Hukum

SABTU, 04 APRIL 2026 | 11:46 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Reformasi hukum menjadi kunci utama yang tidak boleh diabaikan, terutama dalam menjamin kepastian hukum di tengah pembangunan nasional. 

Pemerintah diminta memastikan penegakan hukum berjalan adil agar masyarakat tidak merasa gelisah.

Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan, Yusril Ihza Mahendra, menegaskan bahwa perbaikan hukum harus menjadi prioritas.


Menurut Yusril, hukum merupakan fondasi negara yang mengatur kehidupan berbangsa, sehingga tidak boleh diabaikan dalam proses pembangunan. Ia mengingatkan pentingnya menjadikan hukum sebagai dasar dalam setiap kebijakan.

“Bahwa jangan kita mengabaikan persoalan-persoalan hukum di negara kita ini. Karena kalau orang berpikir, kalau orang hukum itu berpikirnya begini. Jadi negara itu ibarat agama gitu, ada kitab sucinya,” tutur Yusril di Jakarta, dikutip Sabtu, 4 April 2026. 

Ia menekankan bahwa negara harus menjamin keadilan dan kepastian hukum agar masyarakat merasa terlindungi. Kepastian hukum dinilai penting untuk menciptakan rasa aman, baik dalam kehidupan sosial maupun aktivitas ekonomi.

“Nah, tapi faktor hukum itu enggak boleh diabaikan. Negara ini pertama tetap harus menegakkan keadilan dan menjamin adanya kepastian hukum.” pungkasnya.

Populer

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

Dadan Hindayana Kena Batunya

Rabu, 03 Juni 2026 | 01:04

UPDATE

Wall Street Lesu, Nasdaq Anjlok Paling Dalam

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:20

Tok! Pertamax Naik Drastis Jadi Rp16.250 per Liter Mulai Hari Ini

Rabu, 10 Juni 2026 | 08:02

Peringati 100 Hari Perang, Ghalibaf Puji Keteguhan Rakyat Iran

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:49

Logam Mulia Melemah, Pasar Waspadai Lonjakan Inflasi AS

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:39

JIS Diburu Sponsor, Jakpro Mulai Proses Tender Naming Rights

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:27

AS Gempur Iran Setelah Helikopter Apache Ditembak Jatuh di Selat Hormuz

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:16

Saham Teknologi dan Perbankan Tertekan, Bursa Eropa Ditutup Lesu

Rabu, 10 Juni 2026 | 07:05

Ditopang Geng Solo dan Golkar, Duet Gibran-Bahlil Bisa jadi Efek Kejut di Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:58

Iran Disebut Memiliki Tiga Senjata Nuklir yang Bikin AS-Israel Ketar-ketir

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:30

Lagu ‘MBG’ Sarana Efektif Dongkrak Popularitas Bahlil Menuju Pilpres 2029

Rabu, 10 Juni 2026 | 06:01

Selengkapnya