Berita

Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali (Foto: TASS)

Global

Iran Setuju Hentikan Perang Jika Empat Syarat Ini Terpenuhi

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 12:59 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Iran membuka peluang mengakhiri perang dengan Amerika Serikat dan Israel, hanya jika empat syarat yang diajukan terpenuhi. 

Duta Besar Iran untuk Rusia, Kazem Jalali, mengungkapkan bahwa syarat tersebut meliputi penghentian total dan permanen agresi, jaminan objektif agar konflik tidak terulang, kompensasi penuh atas kerugian material dan moral, serta penghormatan terhadap yurisdiksi Iran atas Selat Hormuz demi menjaga keamanan maritim.

Dalam pernyataannya kepada kantor berita Rusia TASS, Jalali menegaskan bahwa Iran tetap menghargai berbagai upaya mediasi internasional. 


Namun ia menekankan bahwa perdamaian hanya dapat terwujud jika komitmen terhadap keempat poin tersebut benar-benar dijalankan. 

"Meskipun sangat menghargai peran dan upaya para mediator, kami percaya bahwa perdamaian bergantung sepenuhnya pada kepatuhan terhadap kewajiban-kewajiban ini," tegas Jalali, seperti dikutip Jumat, 3 April 2026.

Lebih lanjut, Jalali menekankan bahwa setiap proposal gencatan senjata maupun penyelesaian jangka panjang harus mencerminkan realitas di lapangan serta memenuhi apa yang disebutnya sebagai persyaratan hukum dan politik demi tercapainya perdamaian yang adil.

Ia juga menegaskan bahwa Iran akan terus menggunakan haknya untuk membela diri hingga sumber ancaman yang dirasakan benar-benar dihilangkan. 

Di sisi lain, Presiden AS Donald Trump menyatakan bahwa pihak Iran telah mendekati Washington untuk mengajukan permintaan gencatan senjata. 

Trump menambahkan bahwa AD akan mempertimbangkan permintaan tersebut setelah Selat Hormuz kembali dibuka dan keamanan pelayaran terjamin. Ia juga menegaskan bahwa operasi militer akan terus berlangsung hingga kondisi tersebut terpenuhi.

Populer

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Gagal Atasi Karhutla, Pecat Menhut Raja Juli!

Jumat, 16 Oktober 2026 | 23:30

Gugat Allianz Rp1,5 Miliar, Krisdayanti Ajukan Perkara ke PN Jaksel

Minggu, 18 Oktober 2026 | 13:28

UPDATE

Tak Hanya Mobil Listrik, Hybrid Juga Diusulkan Bebas Ganjil-Genap

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:31

Kabinet Watch Penting untuk Ruang Dialog Menteri dan Kelompok Kritis

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:25

Dumai Transshipment Hub: Ujian Geopolitik Maritim Indonesia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:17

Laba Emiten Naik 15 Persen, Danantara Minta Investor Tak Terpaku Sentimen Pasar

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:16

Apple Siap Gelar Acara Pro and Tell Akhir Oktober 2026

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:09

12.000 Lowongan Kerja Dibuka di Jakarta untuk Semua Kalangan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:08

BAZNAS dan Ruang Amal Indonesia Antarkan 47 Mustahik ke Dunia Kerja

Kamis, 22 Oktober 2026 | 12:06

KPK Bakal Secepatnya Kembali Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:48

Wacana Dumai Transshipment Hub Perlu Dukungan, Pelindo Harus Lebih Bertaring di Selat Malaka

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:47

Terancam Turun Kelas, Danantara Akui Sentimen MSCI Tak Bisa Dianggap Enteng

Kamis, 22 Oktober 2026 | 11:33

Selengkapnya