Berita

Presiden Iran Masoud Pezeshkian (Foto: Iran Press)

Dunia

Presiden Iran Surati Warga AS, Sentil Narasi Propaganda Perang

JUMAT, 03 APRIL 2026 | 10:27 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Di tengah eskalasi konflik yang kian tajam, Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyurati rakyat Amerika Serikat, menyerukan agar publik tidak larut dalam narasi propaganda yang membentuk persepsi negatif tentang Teheran.

Pezeshkian berpandangan bahwa narasi ancaman terhadap Iran tidak lepas dari kepentingan pihak berkuasa yang membutuhkan musuh untuk mempertahankan dominasi, termasuk dengan cara membentuk ancaman jika situasi nyata tidak mendukung.

"Menggambarkan Iran sebagai ancaman tidak sesuai dengan realitas sejarah maupun fakta yang dapat diamati saat ini," tegasnya dalam surat yang diunggah di platform X, seperti dikutip Jumat, 3 April 2026.


Pezeshkian menegaskan bahwa rakyat Iran tidak memiliki permusuhan dengan bangsa lain, termasuk Amerika. Ia juga menolak anggapan bahwa Iran merupakan pihak agresor. 

“Meskipun memiliki keunggulan historis dan geografis di berbagai waktu, Iran, dalam sejarah modernnya, tidak pernah memilih jalan agresi, ekspansi, kolonialisme, atau dominasi,” tegasnya.

Lebih lanjut, Pezeshkian menyoroti kehadiran militer AS di kawasan sekitar Iran yang dinilai justru memperbesar ancaman. 

“Agresi-agresi Amerika baru-baru ini yang dilancarkan dari pangkalan-pangkalan ini telah menunjukkan betapa mengancamnya kehadiran militer semacam itu,” ujarnya seraya menegaskan bahwa langkah Iran memperkuat pertahanan merupakan respons yang sah dan bukan bentuk agresi.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya