Berita

Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu. (Foto: Dok. RMOL)

Nusantara

Penerapan WFH di DKI Bisa Jadi Contoh Penghematan BBM

KAMIS, 02 APRIL 2026 | 13:40 WIB | LAPORAN: WIDODO BOGIARTO

Apabila diawasi secara ketat, kebijakan kerja dari rumah atau work from home (WFH) setiap Jumat bagi aparatur sipil negara (ASN) Pemprov DKI Jakarta bisa menjadi solusi efisien dalam mengurangi mobilitas harian yang berdampak langsung pada penghematan BBM dan penurunan emisi. 

Demikian dikatakan Direktur Eksekutif Lembaga Pemantau Penyimpangan Aparatur Daerah (LP2AD), Victor Irianto Napitupulu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Kamis 2 April 2026.

"Penerapan WFH di lingkungan Pemprov DKI Jakarta dapat menjadi contoh nasional dalam upaya efisiensi energi," kata Victor. 


Menurut Victor, masih ada waktu untuk menyusun regulasi turunan yang dikeluarkan pemerintah pusat untuk mencegah ASN keluyuran saat WFH.

"Karena Jumat besok itu libur nasional, termasuk pemberian sanksi bagi ASN yang keluyuran atau menggunakan fake GPS," kata Victor.

Terkait ASN yang melaksanakan tugas pelayanan, seperti di sektor kesehatan hingga Dinas Penanggulangan Kebakaran dan Penyelamatan (Gulkarmat), Victor menginginkan agar Pramono dapat memberikan insentif atau reward khusus karena mereka tidak bisa melaksanakan WFH.

"Saya kira ini penting juga untuk memenuhi rasa keadilan dan menjaga semangat ASN yang tetap harus bekerja Work From Office atau di lapangan dan tidak bisa WFH," kata Victor.

Victor juga memberikan apresiasi terhadap kebijakan Pemprov DKI Jakarta yang telah lebih dulu mendorong penggunaan transportasi umum bagi pegawai setiap hari Rabu.

"Kebijakan transportasi umum setiap hari Rabu menunjukkan bahwa Pemprov DKI sudah memiliki visi jangka panjang dalam efisiensi energi," kata Victor.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya