Berita

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa. (Foto: RMOL/Alifia Dwi)

Politik

BBM Tak Naik, Purbaya Bakal Tambah Anggaran Subsidi Rp100 T

RABU, 01 APRIL 2026 | 20:05 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa akan menambah anggaran subsidi energi hingga Rp90 triliun sampai Rp100 triliun di tengah lonjakan harga minyak dunia akibat konflik Iran-Israel.

Tambahan tersebut dikucurkan Purbaya untuk menambal anggaran subsidi karena pemerintah memutuskan tidak menaikkan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). 

“Rp90 triliun sampai Rp100 triliun (untuk) subsidi kan, kompensasi lain lagi,” kata Purbaya saat ditemui di Wisma Danantara, Jakarta, pada Rabu, 1 April 2026.


Adapun tambahan anggaran tersebut diluar dari pagu subsidi dan kompensasi yang ditetapkan pemerintah tahun ini senilai Rp381,3 triliun, mayoritas untuk subsidi energi sebesar Rp210,1 triliun yang mencakup BBM, listrik, dan LPG 3 kg.

Imbas lonjakan harga minyak yang telah mencapai 100 Dolar AS per barel, Purbaya pun memprediksi defisit APBN 2026 akan terkerek dari target 2,68 persen menjadi 2,9 persen dari produk domestik bruto (PDB), namun masih di bawah batas yang ditetapkan pemerintah.

"Kita mindset dengan asumsi harga minyak tinggi terus dan rata-rata 100 Dolar AS sepanjang tahun. Kita lakukan kebijakan sehingga defisitnya terkendali di 2,9 persen," tuturnya.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya