Berita

Duta Besar Palestina untuk Indonesia, Abdulfattah A.K. Al-Sattari (Foto: Farah.id)

Dunia

Palestina Kecam Serangan Israel di Markas Pasukan Perdamaian RI Lebanon

RABU, 01 APRIL 2026 | 19:34 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Kedubes Palestina di Jakarta melayangkan kecaman keras terhadap serangan udara yang menyasar markas kontingen perdamaian Indonesia di Lebanon.

Dalam pernyataan tertulis pada Rabu, 1 April 2026, Kedubes Palestina menyebut serangan dilakukan oleh Israel, mengakibatkan gugurnya tiga prajurit TNI yakni Mayor Zulmi Aditya Iskandar, Sersan Satu Muhammad Nur Ichwan, dan Kopral Farizal Rhomadhon.

"Kedutaan Besar Negara Palestina untuk Indonesia mengecam keras serangan udara terhadap markas pasukan perdamaian Indonesia yang dilakukan oleh penjajah Israel, yang mengakibatkan gugurnya tiga pahlawan mulia yang menjadi kebanggaan kami dan seluruh masyarakat merdeka di dunia," demikian pernyataan Kedubes. 


Di samping itu, Kedubes Palestina juga menyampaikan belasungkawa kepada Presiden, pemerintah, dan rakyat Indonesia, serta keluarga korban atas kehilangan tersebut.

Pengorbanan para prajurit Indonesia akan selalu dikenang sebagai bagian dari perjuangan kemanusiaan dan upaya menjaga perdamaian dunia.

"Kedutaan Besar Palestina di Indonesia menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada Presiden, pemerintah, dan rakyat Indonesia atas gugurnya tiga prajurit pahlawan yang gugur di wilayah Lebanon. Kami juga menyampaikan belasungkawa yang tulus dan simpati yang mendalam kepada keluarga almarhum," kata Kedubes.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya