Berita

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa (Foto: RMOL/Alifia Dwi Ramandhita)

Politik

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Di Tengah Gejolak Harga Minyak Dunia
RABU, 01 APRIL 2026 | 17:00 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Defisit Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) 2026 diyakini tetap terkendali di kisaran 2,9 persen, meski dibayangi gejolak harga minyak global.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, pemerintah telah menyusun kebijakan fiskal dengan asumsi harga minyak mentah dunia di level rata-rata 100 dolar AS per barel sepanjang tahun.

"Mindset kita adalah dengan asumsi bahwa harga minyak tinggi terus dan rata-rata 100 (dolar AS) sepanjang tahun. Kita lakukan kebijakan sehingga defisitnya terkendali di 2,9 persen," kata Purbaya di Wisma Danantara, Jakarta, 1 April 2026.


Ia menjelaskan, setiap kenaikan harga minyak sebesar 1 dolar AS per barel berpotensi menambah defisit sekitar Rp6 triliun. 

Namun demikian, tekanan tersebut diyakini masih dapat diredam dengan kinerja pendapatan negara serta langkah efisiensi belanja kementerian dan lembaga.

"Tahun lalu nggak semepet yang kita duga, ternyata ada pendapatan-pendapatan lain menekan (defisit) ke bawah. Jadi sekarang pun dengan 2,9 persen saya nggak terlalu pesimis," kata Purbaya.

Selain itu, pemerintah, kata Purbaya, juga memiliki bantalan fiskal berupa Saldo Anggaran Lebih (SAL) sebesar Rp420 triliun yang dapat digunakan sebagai instrumen darurat jika tekanan ekonomi meningkat.

Di sisi lain, kenaikan harga energi diperkirakan mendorong tambahan anggaran subsidi dan kompensasi sebesar Rp90 triliun hingga Rp100 triliun.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya