Berita

Pegiat media sosial Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa. (Foto: RMOL)

Politik

Dokter Tifa Bantah Rumor Temui Jokowi

KAMIS, 19 MARET 2026 | 08:47 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Pegiat media sosial dr. Tifauzia Tyassuma alias Dokter Tifa membantah kabar bahwa dirinya pergi ke Solo untuk menemui mantan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

"Saya aman sentosa di seputaran Jaksel, mondar-mandir dari rumah ke kampus Salemba mengurus Riset S3. Bukan ke Balige atau Samosir, apalagi ke Solo,” ujar Dokter Tifa lewat akun X miliknya, dikutip Kamis, 19 Maret 2026.

Dokter Tifa memilih menarik diri dari berbagai aktivitas publik selama beberapa hari terakhir untuk fokus menjalani ibadah di sepuluh hari terakhir Ramadan.


Tujuannya menarik diri adalah untuk menenangkan hati dan menjernihkan pikiran. Namun, Dokter Tifa mengkritik praktik kekuasaan yang menurutnya tidak etis. 

“Cara-cara yang digunakan tidak lagi mencerminkan etika seorang negarawan, tetapi lebih menyerupai praktik kekuasaan yang mempertahankan diri dengan mengorbankan orang lain. Akademisi menjadi sasaran. Reputasi dihancurkan,” katanya.

Dokter Tifa menegaskan bahwa persoalan yang dihadapi sebenarnya sederhana. Akan tetapi kini bermunculan  pihak-pihak yang mengambil keuntungan dari situasi ini

“Jika memang tidak ada yang disembunyikan, cukup tunjukkan saja. Di mana pun. Di depan publik, di pengadilan, bahkan di ruang yang paling sederhana sekalipun. Sederhana,” ucapnya.

Kasus dugaan ijazah palsu Joko Widodo melibatkan delapan tersangka dalam tiga klaster, termasuk Dokter Tifa di klaster kedua bersama Roy Suryo dan Rismon Sianipar. Pada 16 Januari 2026, Polda Metro menerbitkan SP3 untuk Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis setelah keduanya mengunjungi Jokowi di Solo.

Belakangan Rismon Sianipar turut mengajukan restorative justice (RJ) ke Polda Metro Jaya. Padahal sebelumnya, Rismon cukup yakin dengan temuannya yang menyebut ijazah Jokowi tidak asli. Namun belakangan ia mengoreksi hasil risetnya, meminta maaf kepada publik.

Populer

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

KPK Dalami Keterlibatan Bobby Nasution dalam Kasus Korupsi Proyek Jalan Sumut

Jumat, 23 Oktober 2026 | 09:19

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Jokowi sudah Ditinggalkan Parpol, Polri, hingga Oligarki

Senin, 19 Oktober 2026 | 04:00

Silfester Matutina Diduga Masuk List Saksi Sidang Ijazah Jokowi

Minggu, 25 Oktober 2026 | 04:00

Pencopotan Agus Suparmanto dan Taj Yasin Bukan Keinginan Ketum PPP

Kamis, 29 Oktober 2026 | 11:16

Ketua KPK Bakal Babak Belur Gara-gara Nusron

Senin, 26 Oktober 2026 | 13:02

UPDATE

Hashim Bantah Janjikan HP Gratis, Ngaku Dipelintir Media

Jumat, 30 Oktober 2026 | 00:13

Hemat Biaya Operasional, Drone Pertanian Frogs Bidik Program Cetak Sawah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:45

28 Jam Pemuda Bicara di Malang Usung Deklarasi ‘Sumpah Promptmuda’

Kamis, 29 Oktober 2026 | 23:24

Kemenkop dan Pertamina Patra Niaga Luncurkan Model Pengumpulan Minyak Jelantah

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:59

Asap dan Sengsara

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:52

Sempat Ditahan, 19 Demonstran Sumpah Pemuda Dibebaskan

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:38

32,7 Juta Investor Kecewa Nilai Saham Anjlok Imbas MSCI, Hashim: Saya Juga

Kamis, 29 Oktober 2026 | 22:12

PLN Siap Pasok Daya Andal untuk Jaringan Usaha Telkom Group

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:47

Tim Yaqut Hadirkan Saksi Meringankan dalam Sidang Kuota Haji

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:36

Singapura Panggil 10 Perusahaan RI soal Karhutla, Rosan: Investasi Tetap Terbuka

Kamis, 29 Oktober 2026 | 21:21

Selengkapnya