Berita

Anggota TAUD M Afif Abdul Qoyim (ketiga dari kiri). (Foto: RMOL/Faisal Aristama)

Politik

TAUD Desak DPR Awasi Ketat Kasus Air Keras Andrie Yunus

RABU, 18 MARET 2026 | 15:21 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

Ketua DPR RI Puan Maharani, Ketua Komisi III DPR RI Habiburrokhman hingga Ketua Komisi XIII DPR RI Willy Aditya didesak untuk serius mengawasi jalannya proses pengungkapan kasus serangan air keras terhadap Aktivis KontraS Andrie Yunus. 

Desakan itu disampaikan Anggota Tim Advokasi Untuk Demokrasi (TAUD) Afif Abdul Qoyim saat jumpa pers bersama di Kantor YLBHI, Salemba, Jakarta, pada Rabu, 18 Maret 2026.

“Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), termasuk Komisi III dan Komisi XIII DPR RI untuk secara aktif melakukan monitoring dan pengawasan terhadap aparat penegak hukum,” tegas Afif.


Menurut Afif, pengawasan dari DPR turut serta mendukung terungkapnya kasus penyerangan air keras terhadap Andrie Yunus. 

“Agar dapat mengungkap kasus secara objektif dan memastikan terungkapnya aktor intelektual dan pelaku lapangan,” kata dia.

Lebih jauh, Afif juga mendesak Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo untuk memerintahkan Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri hingga Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Reynold Hutagalung serta mengungkapkan pelaku percobaan pembunuhan. 

“Segera mengungkap pelaku percobaan pembunuhan berencana ini secara transparan dan akuntabel dalam kurun waktu maksimal 7 x 24 jam sejak peristiwa pidana terjadi pada 12 Maret 2026,” pungkasnya. 

Turut hadir saat jumpa pers para anggota TAUD dari berbagai unsur masyarakat sipil di antaranya Direktur LBH Jakarta, Fadhil Alifathon, Jane Rosalina Rumpia dari KontraS, Algifari Aqsha dari AMAR Law Firm dan Ketua IM57 Institute Lakso.

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Menhan Sjafrie-Dubes Maroko Bahas Penguatan Kerja Sama Pertahanan Indonesia

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:11

Kompensasi Uang Bau TPST Bantar Gebang Molor

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:01

DJP: Sistem Sudah Siap Pungut Pajak Pedagang Online Mulai 1 Juli

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:25

GMNI Dorong Efisiensi APBN Berorientasi Kesejahteraan

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:12

CBA Ancam Laporkan KPK ke Dewas soal Suap Impor Bea Cukai

Rabu, 01 Juli 2026 | 03:00

Der Panzer Rontok, Bangsa yang Pernah Hampir Punah Justru Melaju

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:34

Erling Haaland Bawa Norwegia Tantang Brasil

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:22

Ini Alasan Upacara Hari Bhayangkara Digelar di Satlat Brimob Polri Cikeas

Rabu, 01 Juli 2026 | 02:00

Sanksi Partai Tak Bisa Gantikan Proses Hukum Kasus Dokter Icha

Rabu, 01 Juli 2026 | 01:41

Selengkapnya