Berita

Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis. (Foto: RMOL)

Politik

Lebaran Berpotensi Berbeda, MUI Ajak Umat Tunggu Sidang Isbat

SELASA, 17 MARET 2026 | 12:51 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengimbau umat Islam di Tanah Air untuk menunggu hasil sidang isbat yang akan digelar pemerintah guna menentukan awal Idulfitri 1447 Hijriah.

Imbauan ini disampaikan seiring adanya potensi perbedaan penetapan Hari Raya Lebaran antara pemerintah dan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam.

Wakil Ketua Umum MUI, KH Cholil Nafis, menyebut perbedaan tersebut merupakan hal yang wajar, mengingat sebagian pihak telah lebih dahulu mengumumkan perkiraan tanggal Idulfitri.


“Berbeda itu pasti karena sudah ada yang mengumumkan tanggal 20 Maret dan ada yang sudah menetapkan 21 Maret 2026 hari Raya Idulfitri, tapi sebagian ada yang berpotensi lebaran bareng. Pastinya, tunggu hasil sidang isbat Kemenag RI,” ujar Cholil lewat akun X miliknya, Selasa, 17 Maret 2026.

Sejumlah ormas Islam memang telah menyampaikan prediksi Lebaran. Muhammadiyah, misalnya, telah menetapkan Idulfitri 1447 H jatuh pada Jumat, 20 Maret 2026.

Sementara itu, pemerintah melalui Kementerian Agama akan menetapkan awal Syawal melalui sidang isbat yang digelar di Auditorium H.M. Rasjidi, Jakarta, bertepatan dengan 29 Ramadan 1447 H atau Kamis, 19 Maret 2026.

Sidang isbat tersebut akan melibatkan berbagai pihak, mulai dari pakar astronomi Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), unsur planetarium dan observatorium, hingga perwakilan ormas Islam dan instansi terkait lainnya.

Rangkaian sidang akan diawali dengan seminar posisi hilal, dilanjutkan dengan verifikasi laporan rukyatul hilal, kemudian sidang isbat, hingga pengumuman resmi penetapan 1 Syawal oleh Menteri Agama.

Dengan pelaksanaan sidang pada 29 Ramadan, peluang terjadinya perbedaan awal Lebaran antarormas tetap terbuka, terutama jika terdapat perbedaan metode hisab dan rukyat maupun hasil pengamatan hilal.

Karena itu, pemerintah dan MUI mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi sidang isbat sebelum menetapkan hari raya Idulfitri.


Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

Jenderal Dedi Langsung Tancap Gas Siapkan Struktur Organisasi BRAN

Jumat, 02 Oktober 2026 | 01:43

DPRD DKI Bakal Panggil Dishub Buntut Tarif Valet Tembus Rp250 Ribu

Minggu, 27 September 2026 | 14:20

UPDATE

Bos Danantara Ungkap Proses Pangkas BUMN Tak Mudah

Rabu, 07 Oktober 2026 | 12:11

Hingga Siang Nusron Belum Hadir, KPK Masih Menunggu

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:53

PJBS Direvisi, Porsi Saham Bayan Resources yang Dibeli Haji Isam Bertambah Jadi 10,08 Miliar

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:44

Nasib Gibran Kini Tergantung Prabowo

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:37

Empat WNI Pulang ke Tanah Air usai Enam Bulan Disandera Bajak Laut Somalia

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

PDIP: Kebohongan Gibran Lulus SMA Sederajat Tercatat dalam Putusan Negara!

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:31

Putusan MK soal Gibran Buka Perdebatan Demokrasi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:21

DPR Minta Pemerintah Percepat Huntara bagi Korban Gempa Flores

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:19

Rita Widyasari Kembali Diperiksa KPK

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:17

Badai Dekati Amerika, Harga Minyak Naik Lagi

Rabu, 07 Oktober 2026 | 11:01

Selengkapnya