Berita

Awak KRI KRI Canopus-936. (Foto: Dispenal)

Pertahanan

Pelayaran Perdana KRI Canopus-936 Siap Perkuat Hidrografi Nasional

SENIN, 16 MARET 2026 | 02:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Guna memperkuat kapasitas survei hidro-oseanografi nasional serta mendukung penyediaan data dan informasi maritim yang akurat, Kapal Bantu Hidro-Oseanografi terbaru milik TNI Angkatan Laut yaitu KRI Canopus-936 melaksanakan pelayaran perdana dari Jerman menuju Indonesia pada Sabtu, 14 Maret 2026. 

Upacara pelepasan KRI tersebut turut dihadiri oleh Koordinator Fungsi Politik KBRI Berlin serta perwakilan Abeking & Rasmussen Shipyard.

Pelayaran ini dilaksanakan setelah menyelesaikan seluruh tahapan pembangunan dan pengujian di galangan Abeking & Rasmussen, Lemwerder, Jerman. 


Selama perjalanan menuju tanah air, kapal akan menempuh rute pelayaran jarak jauh dengan beberapa persinggahan di pelabuhan internasional untuk keperluan logistik, koordinasi teknis, serta memastikan kesiapan operasional kapal hingga tiba di Indonesia.

Momentum tersebut menjadi langkah penting dalam perjalanan KRI Canopus-936 sebelum nantinya resmi memperkuat armada survei Pusat Hidro-Oseanografi TNI AL (Pushidrosal). Kehadirannya diharapkan mampu meningkatkan kapasitas survei hidro-oseanografi nasional, karena kapal ini dirancang untuk mendukung pengumpulan data kelautan, pemetaan dasar laut, serta penelitian hidro-oseanografi guna menyediakan informasi maritim yang akurat.

Komandan Pushidrosal Laksamana Madya TNI Dr. Budi Purwanto menyampaikan bahwa  pengoperasian kapal survei modern ini akan semakin memperkuat pelaksanaan tugas Pushidrosal, baik sebagai lembaga hidrografi militer maupun sebagai lembaga hidrografi nasional.

“Khususnya dalam menyediakan data dan informasi hidro-oseanografi, berupa peta laut maupun buku-buku publikasi nautika  guna mendukung keselamatan navigasi pelayaran, operasi TNI AL, serta pengelolaan wilayah perairan Indonesia,” kata Laksdya Budi dalam keterangan yang diterima redaksi di Jakarta, Minggu malam, 15 Maret 2026.

Melalui kehadiran KRI Canopus-936 yang didukung teknologi survei yang lebih maju serta alutsista yang modern, kegiatan pemetaan dan penelitian kelautan di wilayah perairan Indonesia diharapkan dapat dilaksanakan secara lebih efektif dan akurat. 

Hal tersebut sejalan dengan prioritas Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Dr. Muhammad Ali dalam mendorong modernisasi alutsista sebagai upaya meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam menjaga keutuhan laut Indonesia.


Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya