Berita

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto )Foto: RMOL/Bonfilio Mahendra)

Presisi

Berstatus Tersangka di Kasus Ijazah Jokowi, Rismon Masih Wajib Lapor

SABTU, 14 MARET 2026 | 11:00 WIB | LAPORAN: BONFILIO MAHENDRA

Ahli Digital Forensik yang juga tersangka dugaan tuduhan ijazah Palsu Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi), Rismon Hasiholan Sianipar, harus melakukan wajib lapor meski sudah mengajukan restorative justice (RJ).

“Wajib lapor itu adalah bagaimana mengontrol orang yg dalam status hukum tersangka,” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto saat dikonfirmasi Jumat, 14 Maret 2025.

Lanjut Budi, status wajib lapor harus tetap dilakukan kepada yang bersangkutan tanpa boleh diwakilkan. 


Sebab, di saat yang sama status tersangka dalam kasus ini masih melekat kepada Rismon.

“Tidak bisa (diwakilkan), hukum itu terhadap status tersangka tidak bisa dialihkan. Tidak bisa orang tua dan keluarganya yg menanggung. Tapi yang bersangkutan,” kata Budi.

Dalam kasus ini, terbaru Rismon Hasiholan Sianipar memenuhi undangan dari Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka yang juga anak Jokowi di Istana Wapres, Jakarta Pusat.

Dalam kesempatan itu, Rismon mengaku diundang Gibran secara mendadak usai dirinya menemui Jokowi di kediamannya, Solo, Jawa Tengah (Jateng) pada Kamis sebelumnya 

"Kemarin saya mendadak ya, malam baru ada berita kami diundang ke Istana Wapres," ujar Rismon.

Populer

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Kuliah Bukan Bukti Tamat SMA

Senin, 12 Oktober 2026 | 10:55

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Bupati Klaten Dikabarkan Terjaring OTT KPK

Kamis, 15 Oktober 2026 | 11:10

Adik dan Orang Kepercayaan Kepala BNPB Suharyanto Dikabarkan Ditetapkan Tersangka KPK

Rabu, 14 Oktober 2026 | 10:12

Pergantian KSAD jadi Sinyal Skenario Baru Penentuan Panglima TNI

Sabtu, 17 Oktober 2026 | 03:02

UPDATE

KPK Setengah Hati Panggil Nusron Wahid

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:16

Optimisme dan Tantangan Golkar di Era Bahlil Lahadalia

Kamis, 22 Oktober 2026 | 02:08

Dibuka Program Madrasah Layak Belajar 2026 untuk 700 Madrasah

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:38

Prabowo dan DPR Harus Dengarkan Desakan Gibran Mundur dari Wapres

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:23

Bantu Kuliner Indonesia Mendunia, Pemerintah Diminta Tiru Thailand

Kamis, 22 Oktober 2026 | 01:01

Lumat Arema, Persija Puncaki Klasemen

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:39

PDIP: Usulan Luhut Cederai Rasa Keadilan Masyarakat

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:19

Infrastruktur Perikanan KNMP di Papua Tengah Diharapkan Dorong Ekonomi Nelayan

Kamis, 22 Oktober 2026 | 00:01

Usulan Luhut soal Ubah Definisi Korupsi Membahayakan

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:35

Polisi Bunuh Polisi Melonjak Dua Kali Lipat pada 2026

Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:15

Selengkapnya