Berita

Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

Pemerintah Siapkan Skenario Haji Jika Konflik Timur Tengah Memanas

RABU, 11 MARET 2026 | 12:14 WIB | LAPORAN: HANI FATUNNISA

Pemerintah menyiapkan berbagai skenario penyelenggaraan ibadah haji tahun ini sebagai langkah antisipasi jika konflik di kawasan Timur Tengah semakin memanas. 

Hal itu disampaikan Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak kepada awak media di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa malam, 10 Maret 2026. 

Menurut Dahnil, pemerintah terus memantau perkembangan situasi keamanan di Timur Tengah yang berpotensi memengaruhi penyelenggaraan ibadah haji. 


Berbagai skenario pun tengah disiapkan agar pemerintah dapat mengambil langkah cepat jika situasi berubah.

“Apabila tidak ada perubahan skenario atau eskalasi konflik menurun dan hal itu menjamin keselamatan warga negara Indonesia yang berangkat haji, maka pada tanggal 22 April akan menjadi keberangkatan kloter pertama. Namun, arahan Presiden jelas, semua kondisi dan semua skenario harus disiapkan,” tandasnya.

Selain itu, pemerintah juga menjalin koordinasi lintas kementerian dan lembaga untuk memastikan seluruh aspek penyelenggaraan haji berjalan aman. 

“Kami juga akan membahas berbagai skenario dengan DPR apabila konflik menunjukkan tanda-tanda yang dapat membahayakan jemaah haji kita,” tuturnya.

Dahnil menambahkan, sejumlah opsi juga telah disiapkan pemerintah, mulai dari pemilihan rute penerbangan yang lebih aman hingga kemungkinan penundaan keberangkatan jika kondisi di lapangan dinilai berisiko bagi keselamatan jemaah. 

“Misalnya jika situasi membahayakan keselamatan, maka skenario penundaan bisa saja muncul. Apabila keselamatan warga negara kita terancam, kami akan membicarakannya dengan DPR dan menyesuaikan dengan arahan Presiden,” kata dia.

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

KPK Temukan Dokumen Pengurusan Perkara Lain di Rumah Ayah Iptu Setya Budi Dias

Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:18

TNI Kuasai Wilayah OPM di Intan Jaya dan Sita Sejumlah Senjata

Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:24

Boyamin Sebut Ada Dua Brankas Kosong di Rumah Febrie, Ini Respons Kejagung

Rabu, 12 Agustus 2026 | 11:14

UPDATE

DPR: Korporasi Penyebab Karhutla Harus Diberi Sanksi Berat

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 16:22

Pantau Karhutla Riau, Menteri Jumhur Diperlihatkan Inovasi Green Policing

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:22

Tanpa Masker, Prabowo Tinjau Langsung Karhutla di Kalbar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 15:09

Sasar Ribuan Korban Gempa Nagekeo, BHS dan DLU Kirim Bantuan Logistik Hingga Mainan Edukatif

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:57

Karhutla Meluas hingga Permukiman Warga Banjarbaru

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:47

Segel 4 Lahan Konsesi, Menteri LH Bertolak ke Kalimantan Usai Pantau Karhutla Riau

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:29

Efek El Nino dan B50 Bikin Harga CPO Terbang ke Level Tertinggi

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 14:11

Kabut Asap Karhutla Makin Parah, Kabupaten Kotim Hentikan Sekolah Tatap Muka

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:40

Kalah Gugatan Privasi, Pangeran Harry Wajib Bayar Rp317 Miliar

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:24

Aliansi Mahasiswa DIY Soroti Ancaman Perampasan Ruang Hidup di Pracimantoro

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 13:12

Selengkapnya