Berita

Anggota Komisi I DPR RI Iman Sukri. (Foto: Dok. Pribadi)

Politik

3 WNI Hilang di Selat Hormuz, DPR Desak Kemlu Kerja Sama Pencarian dengan UEA

SENIN, 09 MARET 2026 | 14:54 WIB | LAPORAN: FAISAL ARISTAMA

DPR RI mendesak pemerintah melalui Kementerian Luar Negeri memaksimalkan upaya pencarian terhadap tiga anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) yang dilaporkan hilang setelah kapal tugboat Musaffah 2 terbakar dan tenggelam di Selat Hormuz, Timur Tengah.

Insiden tersebut terjadi ketika kapal berbendera Uni Emirat Arab (UEA) itu mengalami kebakaran hebat sebelum akhirnya tenggelam di perairan strategis Selat Hormuz, di tengah memanasnya konflik perang antara Iran melawan Amerika Serikat dan Israel.

Anggota Komisi I DPR RI Iman Sukri, menegaskan bahwa perlindungan terhadap WNI di luar negeri harus menjadi prioritas utama pemerintah, terutama dalam situasi konflik yang berpotensi membahayakan keselamatan warga Indonesia yang bekerja di kawasan tersebut.


“Pemerintah perlu memastikan seluruh upaya penyelamatan dilakukan secara optimal,” tegas Iman Sukri dalam keterangannya, Senin, 9 Maret 2026.

Legislator PKB ini juga meminta Kemlu terus memperkuat koordinasi dengan perwakilan diplomatik Indonesia di kawasan Timur Tengah, khususnya Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Abu Dhabi di Uni Emirat Arab dan KBRI Muscat di Oman.

Menurutnya, koordinasi lintas negara sangat penting mengingat lokasi kejadian berada di jalur pelayaran internasional yang melibatkan banyak otoritas maritim dari berbagai negara.

“Kemlu harus terus berkoordinasi dengan KBRI Abu Dhabi dan KBRI Muscat, serta menjalin komunikasi dengan otoritas setempat dan negara-negara terkait untuk memperluas pencarian,” ujar Wakil Ketua Baleg DPR RI ini.

Selain itu, Iman Sukri juga mendorong pemerintah Indonesia untuk menjalin kerja sama dengan berbagai negara yang memiliki kemampuan dan otoritas di wilayah perairan Selat Hormuz guna mempercepat proses pencarian.

“Pemerintah harus berkoordinasi dengan berbagai negara, khususnya UEA dalam melakukan pencarian. Semua langkah harus ditempuh agar ketiga WNI tersebut bisa segera ditemukan,” pungkasnya.

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Cerita Zulhas, Numpang Helikopter TNI ke Bogor

Kamis, 17 September 2026 | 21:47

Hari Transportasi Nasional, Momentum Wujudkan Kedaulatan Energi Bersama Program B50

Kamis, 17 September 2026 | 21:17

Ulasan Buku: Sumbangan Filsafat dari Indonesia untuk Dunia yang Kehilangan Makna

Kamis, 17 September 2026 | 21:15

KPK Amankan Dokumen dan Bukti Elektronik dari Penggeledahan di Kementerian ATR/BPN

Kamis, 17 September 2026 | 20:53

Bahlil Pastikan BUK Pengganti SKK Migas Langsung di Bawah Presiden

Kamis, 17 September 2026 | 20:41

Haji Isam Borong 10 Miliar Saham Bayan Resources

Kamis, 17 September 2026 | 20:21

Prabowo Pimpin Sidang Dewan Energi Nasional, Dorong Persiapan Produksi E50

Kamis, 17 September 2026 | 20:04

Ekoteologi PTKIN Raih Penghargaan UI GreenMetric 2026

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Ratusan Karyawan PT HD Arjuna Tuntut Kembali Bekerja

Kamis, 17 September 2026 | 19:44

Bahlil Akui Kasus Korupsi Fahd A Rafiq Musibah bagi Golkar

Kamis, 17 September 2026 | 19:38

Selengkapnya