Berita

Presiden AS, Donald Trump. (Foto: AFP)

Dunia

Gedung Putih Klaim AS Bakal Kuasai Wilayah Udara Iran dalam 4 Pekan

SABTU, 07 MARET 2026 | 20:52 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengklaim akan segera menguasai wilayah udara Iran dalam waktu empat hingga enam pekan mendatang.

Juru bicara Gedung Putih, Karoline Leavitt, mengatakan operasi militer yang dijalankan Washington menunjukkan perkembangan signifikan dalam beberapa pekan terakhir.

"Kami berada di jalur yang sangat baik untuk mengendalikan wilayah udara Iran," kata Leavitt kepada wartawan di Gedung Putih, seperti dikutip Reuters, Sabtu 7 Maret 2026.


Leavitt juga mengungkapkan bahwa pemerintah AS tengah menilai sejumlah tokoh yang berpotensi memimpin Iran di masa depan. Pernyataan itu muncul sehari setelah Presiden AS Donald Trump menyatakan Washington perlu terlibat dalam menentukan pemimpin baru di Teheran.

"Saya tahu ada sejumlah orang yang sedang dilihat oleh badan intelijen kami dan pemerintah Amerika Serikat, tetapi saya tidak akan membahasnya lebih jauh," ujarnya.

Sehari sebelumnya, Trump mengatakan pemimpin Iran berikutnya kemungkinan besar bukan putra mendiang Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Ali Khamenei yang sebelumnya disebut-sebut sebagai kandidat kuat penerus.

Trump juga menegaskan AS tidak akan mencapai kesepakatan dengan Iran kecuali Teheran menyerah tanpa syarat.

Sementara itu, Iran menyatakan konflik dengan AS dan Israel telah menimbulkan korban sipil dalam jumlah besar. 

Duta Besar Iran untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amir Saeid Iravani, menyebut sedikitnya 1.332 warga sipil tewas dan ribuan lainnya terluka sejak perang pecah.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

UPDATE

Suhud Dorong RUU Ketenagakerjaan Perkuat Perlindungan Buruh dan Kepastian Usaha

Jumat, 11 September 2026 | 16:25

KPK Panggil 3 Tersangka Baru Kasus Suap Pemerasan Sertifikasi K3 Kemnaker

Jumat, 11 September 2026 | 16:19

Trump Sumpah Bareng Pendukung Republik, Ancam yang Tak Nyoblos Masuk Neraka

Jumat, 11 September 2026 | 16:13

Keluarga Dokter Icha Tuntut Tiga Anggota DPRD TTU Tersangka Intimidasi Dipecat

Jumat, 11 September 2026 | 15:58

DPR: Sebelum Batas Waktu, Tim SAR Maksimalkan Upaya Cari Lima Jurnalis di Selat Sunda

Jumat, 11 September 2026 | 15:46

Aljazair Mendadak Putus Hubungan Diplomatik dengan UEA

Jumat, 11 September 2026 | 15:44

Bahlil Tegaskan BUK Migas Belum Diputuskan

Jumat, 11 September 2026 | 15:00

Jejak Korupsi Rejang Lebong Merambah ke Bengkulu, Kini Giliran Ketua DPRD Herimanto Diperiksa

Jumat, 11 September 2026 | 14:54

Kemenhaj Rilis Peserta CAT PPIH 2027 Gelombang 2

Jumat, 11 September 2026 | 14:46

Kemenhut Bakal Tindaklanjuti Temuan Lima Bayi Orangutan di India

Jumat, 11 September 2026 | 14:35

Selengkapnya