Berita

Gedung BRI. (Foto: Dok BRI)

Bisnis

Laba Anak Usaha BRI Tembus Rp10,38 Triliun di 2025

JUMAT, 06 MARET 2026 | 13:17 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Kinerja anak perusahaan PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk menunjukkan tren positif hingga akhir Triwulan IV 2025. 

Di sepanjang tahun 2025, total aset BRI Group tercatat tumbuh 23,3 persen secara tahunan (yoy) menjadi Rp267 triliun. Dari sisi profitabilitas, laba bersih perusahaan anak usaha meningkat 16,1 persen yoy menjadi Rp10,38 triliun.

Direktur Network dan Retail Funding BRI, Aquarius Rudianto, mengatakan kontribusi perusahaan anak terhadap kinerja konsolidasi BRI terus meningkat. Saat ini, laba perusahaan anak menyumbang sekitar 18,2 persen dari total laba konsolidasi, sementara kontribusi aset mencapai 12,51 persen dari total aset perseroan.


“Sebagai bagian dari transformasi BRIVolution Reignite, BRI terus mendorong sumber pertumbuhan baru melalui penguatan perusahaan anak di bawah BRI Group. Kontribusi positif ini menunjukkan integrasi dan kolaborasi lintas unit bisnis semakin solid serta memberikan nilai tambah bagi pertumbuhan BRI Group,” ujar Aquarius dalam keterangannya pada Jumat, 6 Maret 2026.

Saat ini BRI tercatat memiliki 10 perusahaan anak yang bergerak di berbagai lini jasa keuangan. Entitas tersebut meliputi Pegadaian, Permodalan Nasional Madani (PNM), BRI Life, BRI Insurance, Bank Raya Indonesia, BRI Finance, BRI Danareksa Sekuritas, BRI Manajemen Investasi, BRI Ventures, serta BRI Global Financial Services.
Masing-masing perusahaan memiliki peran strategis dalam memperkuat daya saing BRI sekaligus memperluas jangkauan layanan kepada berbagai segmen masyarakat.

Dalam menjalankan transformasi bisnis melalui program “BRIVolution Reignite”, BRI , kata Aquarius, bertumpu pada dua pilar utama, yakni transformasi bisnis pendanaan (Transform the Funding Franchise) serta pembaruan bisnis inti sekaligus pembangunan lini bisnis baru (Revamp Existing Core and Build New Core).

Sebagai bagian dari upaya membangun mesin pertumbuhan baru, BRI juga mendorong penetrasi pada segmen konsumer, penguatan ekosistem emas, serta optimalisasi rantai nilai pada segmen komersial dan korporasi.

Melalui Pegadaian, BRI Group mengembangkan ekosistem emas nasional dengan menghadirkan layanan bullion serta aplikasi Tring yang mengintegrasikan berbagai layanan, mulai dari tabungan emas, cicilan, pinjaman berbasis agunan, hingga pembayaran digital dalam satu platform.

Strategi tersebut diharapkan dapat memperluas sumber pendapatan berbasis komisi (fee-based income) sekaligus memperdalam inklusi keuangan di masyarakat. Sementara di segmen korporasi dan komersial, penguatan dilakukan melalui pendekatan ekosistem end-to-end, fokus pada sektor unggulan, serta akuisisi dana murah berkualitas (CASA).

Dengan integrasi bisnis yang semakin kuat dan diversifikasi usaha yang terarah, BRI Group menegaskan komitmennya untuk menciptakan nilai berkelanjutan bagi seluruh pemangku kepentingan sekaligus mendukung pertumbuhan sektor produktif dan ekonomi rakyat.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Menteri Haji Usul BPIH 2027 Naik 10-15 Persen

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:22

Perpres Ojol 2026 Dikebut, Ini 3 Tarif yang Bakal Diatur Pemerintah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:12

Film Insidious: Out of the Further Resmi Tayang di Indonesia, Ini Sinopsisnya

Rabu, 19 Agustus 2026 | 18:01

Penyegaran AKD Golkar Strategis Perkuat Kinerja DPR

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:54

Rupiah Menguat Rp17.840 Usai BI Tahan Suku Bunga

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:38

Trump Hentikan Latihan Militer AS-Korsel Lebih Cepat Demi Hubungan Baik dengan Korut

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:26

IGCE 2026 Momentum Indonesia Jadi Raksasa Geothermal Dunia

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:23

Polri-Kejagung Kompak Minta Hakim Tolak Praperadilan Febrie Adriansyah

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:21

Mantan Pelatih Pelatnas Panjat Tebing Jadi Tersangka Pelecehan Atlet

Rabu, 19 Agustus 2026 | 17:01

Gerak Cepat Pemerintah Harus Dirasakan Rakyat NTT

Rabu, 19 Agustus 2026 | 16:45

Selengkapnya