Berita

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq. (Foto: RMOL/Jamaludin)

Hukum

Fadia Arafiq Bingung Jadi Tersangka Sendirian

RABU, 04 MARET 2026 | 13:05 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Bupati Pekalongan, Fadia Arafiq mengaku bingung usai ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi terkait proyek pengadaan. Ia menilai penetapan tersebut janggal karena hanya dirinya yang dijadikan tersangka.

Saat hendak dijebloskan ke Rutan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Fadia merasa heran karena hanya sendiri yang menggunakan rompi oranye tahanan KPK.

"Makanya saya juga bingung mas, saya nggak OTT (Operasi Tangkap Tangan) kok, malah beginian saya bingung," kata Fadia kepada wartawan di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Rabu siang, 4 Maret 2026.


Fadia juga mengaku tidak terjaring OTT KPK. Pada saat ditangkap pada Selasa dinihari, 3 Maret 2026, dirinya mengaku sedang bersama Gubernur Jawa Tengah, Ahmad Luthfi.

"Saya tidak OTT, saya tidak ada barang apa pun yang diambil, dan pada saat penangkapan saya, mereka menggerebek ke rumah, saya sedang sama Pak Gubernur Jawa Tengah. Jadi saya tidak ada OTT apa pun barang serupiah pun demi Allah nggak ada," kata Fadia.

Fadia juga menekankan bahwa tidak ada uang yang ditemukan baik dari dirinya maupun dari kepala dinas yang disebut dalam OTT.

"Yang penting saya sampaikan, saya tidak pernah OTT dan tidak ada barang serupiah pun saya demi Allah, walaupun kepala dinas saya pun tidak ada serupiah pun,” kata Fadia.

Selain itu, ia juga membantah keterlibatan langsung dalam proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ) yang disebut-sebut dalam perkara tersebut. Fadia menyatakan perusahaan yang disebut bukan miliknya.

"Nggak, saya nggak ikut, itu bukan punya saya, saya nggak pernah ikut. Itu perusahaan dari keluarga, bukan saya," kata Fadia.

Meski demikian, Fadia menyatakan akan menyerahkan proses hukum yang berjalan dan mempertimbangkan langkah hukum selanjutnya bersama tim kuasa hukumnya.

"Ya saya akan diskusi dengan pengacara, karena saya demi Allah tidak ada OTT serupiah pun tidak ada kepala dinas pun saya juga tidak ada," terangnya.

Ia juga memilih menyerahkan semuanya kepada proses hukum dan keyakinannya bahwa kebenaran akan terungkap.

"Kita mengikut saja lah, biarin saja, serahkan kepada Allah saja nanti," pungkasnya.

Populer

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Helikopter Pemadam Karhutla BNPB Jatuh di Sungai Barito

Minggu, 08 November 2026 | 14:30

Putin Pastikan Rusia-AS-Ukraina Kembali Berunding Pekan Depan di Abu Dhabi

Minggu, 08 November 2026 | 14:26

Plt Bupati Klaten Dicecar KPK soal Penerimaan Uang Hamenang dan Era Sebelumnya

Minggu, 08 November 2026 | 14:19

Al Aqsha Travel Gelar Akademi Marketing Haji untuk Perkuat Kompetensi Mitra

Minggu, 08 November 2026 | 14:02

Bahlil Ancam Tempuh Jalur Hukum Gegara Namanya Dikaitkan dengan Isu Penyadapan Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 13:47

Gempa 5,7 Magnitudo Guncang Jepang, 20 Orang Terluka

Minggu, 08 November 2026 | 13:42

Penyadapan Presiden Prabowo Biang Kerok Ekonomi Tidak Stabil

Minggu, 08 November 2026 | 13:28

Green Wakaf, Memperluas Manfaat Wakaf untuk Menjaga Kelestarian Alam

Minggu, 08 November 2026 | 13:08

Pengamat: Peran Seskab Teddy Strategis dalam Komunikasi Politik Pemerintah

Minggu, 08 November 2026 | 13:02

AS Siapkan Rp362 Miliar untuk Pembocor Informasi Nuklir Iran

Minggu, 08 November 2026 | 12:40

Selengkapnya