Berita

Pelatihan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) di Mamuju. (Foto: Dok. Gernas Tastaka)

Nusantara

IGI Minta Guru Ajarkan Siswa Bernalar, Bukan Sekadar Hafalan

SELASA, 03 MARET 2026 | 20:38 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Konsep hafalan dalam proses belajar mengajar perlu diubah. Guru dituntut lebih fokus mengajari siswa agar bisa bernalar dengan baik. Kemampuan bernalar ini merupakan kompetensi global yang harus dimiliki generasi emas Indonesia.

Demikian antara lain disampaikan Ketua Ikatan Guru Indonesia Sulawesi Barat Sutikno saat membuka Pelatihan Gerakan Nasional Pemberantasan Buta Matematika (Gernas Tastaka) yang diselenggarakan di MAN 1 Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

“Anak-anak Indonesia harus bisa bernalar dengan baik. Tugas guru terutama guru kelas di sekolah dasar adalah mengajarkan siswa mampu bernalar dengan baik melalui pembelajaran matematika dan membaca,” tegas Sutikno dalam keterangan tertulisnya, Selasa, 3 Maret 2026.


Pelatihan Gernas Tastaka diselenggarakan secara intensif selama 6 hari mulai 2-7 Maret 2026. Kegiatan diikuti sekitar 50 guru SD dan Madrasah Ibtidaiyah. Kegiatan ini melibatkan Dinas Pendidikan Mamuju, Dinas Pendidikan Sulbar, Kanwil Kementerian Agama Sulbar, Bank Indonesia Sulbar, dan Ikatan Guru Mata Pelajaran Matematika (IGMP).

Ditegaskan Sutikno, pelatihan matematika yang diselenggarakan kali ini fokus mengajari para guru bagaimana cara mengajarkan matematika kepada siswa dengan baik. Pedagogi khusus matematika harus diberikan secara lebih spesifik dengan pendekatan yang benar.

Di tingkat sekolah dasar, pendekatan pembelajaran paling tepat yaitu konkret-gambar-abstrak.

"Guru harus bisa menggunakan pendekatan konkret-gambar-abstrak dengan benar. Sebab siswa sekolah dasar tidak bisa memahami hal-hal abstrak secara langsung. Karena itu guru harus membangun nalar siswa melalui hal-hal yang lebih konkret,” ujarnya. 

Sementara itu, narasumber dari Yayasan Penggerak Indonesia Cerdas Dhitta Puti Sarasvati senang dengan antusiasme guru di Mamuju dalam mengajarkan matematika.

“Jika gurunya antusias, siswa akan termotivasi untuk belajar matematika lebih antusias dan menyenangkan. Pada dasarnya siswa itu anak-anak cerdas. Jika guru mampu mengajarkan matematika dengan benar, siswa akan memiliki kemampuan bernalar dengan baik, “ tegasnya. 

“Dalam pelatihan intensif ini, setiap guru akan diberi pendidikan bagaimana prinsip-prinsip belajar matematika dengan benar agar di setiap  kelas matematika tercermin kegiatan  pembelajaran matematika,” katanya. 

Dengan pemahaman matematika yang baik, siswa akan mampu berpikir lebih kritis, logis dan sistematis. Siswa juga diajarkan berpikir problem solving agar mampu memecahkan berbagai masalah dalam matematika.

"Kelak kemampuan ini akan bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Kemahiran bermatematika juga melatih kemampuan berpikir analitik," tutupnya.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

KPK Sita Aset Rp22 Miliar Milik Anwar Sadad, Mulai Rumah hingga SPBE

Rabu, 22 Juli 2026 | 20:42

UPDATE

Ketika Seekor Ayam Lebih Berharga dari Nyawa Seorang Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 00:21

Disoal Kader, Pergantian Pengurus AMPI Langgar Aturan Organisasi?

Senin, 27 Juli 2026 | 00:20

Inilah Skuad Timnas Indonesia di Piala AFF 2026

Senin, 27 Juli 2026 | 00:00

Program Pembangunan Prabowo Memperhatikan Aspek Keberlanjutan

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:29

Gaza for Israel Jika Kita Tetap Diam

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:20

‘API’ Jaringan Umat

Minggu, 26 Juli 2026 | 23:01

Pakar Hukum: Tersangka Korupsi Bisa Ditetapkan Meski Belum Diperiksa

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:45

Kaesang Pilih Dapil Neraka Lawan Puan, Kejar Legitimasi atau Sensasi?

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:37

Kapitra Ampera Labeli Febrie Adriansyah Maling Gede

Minggu, 26 Juli 2026 | 22:14

ICW Dapat Bocoran Timses Prabowo-Gibran Sodok Posisi Gantikan Ketua Ombudsman RI

Minggu, 26 Juli 2026 | 21:50

Selengkapnya