Berita

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty (Foto: Dokumen DPR RI)

Politik

Ruang Udara Internasional Ditutup, DPR Dorong Respons Terpadu Pemerintah

SELASA, 03 MARET 2026 | 12:18 WIB | LAPORAN: SARAH ALIFIA SURYADI

Keselamatan dan perlindungan penumpang diminta menjadi prioritas utama di tengah gangguan penerbangan global akibat konflik Amerika Serikat–Israel dengan Iran yang memicu penutupan sejumlah ruang udara internasional.

Penutupan tersebut berdampak pada pembatalan dan pengalihan rute penerbangan di berbagai kawasan, serta menyebabkan penumpukan penumpang di sejumlah bandara. Kondisi ini dinilai berpotensi memengaruhi konektivitas Indonesia dengan negara lain.

Wakil Ketua Komisi VII DPR RI, Evita Nursanty, menegaskan pemerintah harus mengedepankan koordinasi lintas sektor serta komunikasi yang jelas kepada publik dalam menyikapi situasi ini.


“Saya memandang bahwa dalam situasi seperti ini pendekatan yang harus kita kedepankan adalah keselamatan, koordinasi yang solid, perlindungan penumpang, serta komunikasi publik yang transparan dan menenangkan,” kata Evita di Jakarta, Selasa, 3 Maret 2026. 

Menurutnya, setiap keputusan penundaan maupun pembatalan penerbangan harus berbasis standar keselamatan internasional. 

“Tidak boleh ada kompromi terhadap aspek safety. Di sisi lain, perlindungan terhadap penumpang harus dilaksanakan secara maksimal,” ujarnya.

Ia juga meminta maskapai dan pengelola bandara memastikan kemudahan rebooking, kejelasan refund, serta layanan dasar bagi penumpang terdampak. 

“Penumpang berhak mendapatkan kepastian, bukan kebingungan,” katanya.

Komisi VII, lanjut dia, akan menjalankan fungsi pengawasan dan mendukung langkah pemerintah menjaga stabilitas industri penerbangan serta sektor yang bergantung pada mobilitas udara.

Populer

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

Cegah Kabur, Segera Eksekusi Razman Nasution!

Kamis, 21 Mei 2026 | 05:04

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

40 Warga Binaan Sumsel Dipindah ke Nusakambangan

Jumat, 22 Mei 2026 | 22:33

Jokowi Boleh Keliling Indonesia Asal Tunjukkan Ijazah Asli

Rabu, 20 Mei 2026 | 01:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

Bamsoet dan Ketum Perbakin Banten Berburu Babi Hutan Perusak Panen

Sabtu, 23 Mei 2026 | 17:27

UPDATE

BEI Atur Strategi Dorong Saham RI Kembali ke Panggung Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 08:12

Kakak Beradik di Lubang Buaya Ditemukan Tak Bernyawa Setelah Hanyut di Selokan

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:59

DPR Minta Transisi Tata Niaga Sawit Tak Korbankan Petani

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:41

Meksiko Siap Tampung Timnas Piala Dunia Iran

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:30

Bersih-Bersih FTSE Russell: Empat Saham Indonesia Didepak dari Indeks Global

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:21

STOXX 600 dan DAX Melonjak Berkat Meredanya Risiko Energi

Selasa, 26 Mei 2026 | 07:03

Utang Kapal dari Inggris

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:46

Pemprov Papua Harus Punya Wewenang Beri Izin Tambang

Selasa, 26 Mei 2026 | 06:23

Sembilan Tokoh Didapuk jadi Tim Formatur Kongres Kembali ke UUD 1945 Asli

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:59

Wagub Jabar Berharap Persib Bisa Bicara Banyak di Level Asia

Selasa, 26 Mei 2026 | 05:39

Selengkapnya