Berita

Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha (tangkapan layar dari video pernyataan Kemenhaj)

Nusantara

Kemenhaj: Kepulangan Bertahap 6.047 Jemaah Umrah Berjalan Aman dan Terpantau

SELASA, 03 MARET 2026 | 07:42 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

RMOL. Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia terus memantau perkembangan situasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang masih dinamis, termasuk kondisi penerbangan internasional. 

Pemerintah menegaskan bahwa keselamatan, keamanan, dan pelindungan jemaah umrah menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan yang diambil.

Seluruh proses penanganan kepulangan jemaah dilakukan secara terukur dan terkoordinasi, dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian serta keselamatan.


Juru Bicara Kementerian Haji dan Umrah RI, Ichsan Marsha, menyampaikan bahwa proses kepulangan jemaah berlangsung secara bertahap.

“Sejak 28 Februari hingga 1 Maret 2026, sebanyak 6.047 jemaah telah kembali ke Tanah Air dengan aman. Pemerintah terus mengawal proses ini agar seluruh jemaah dapat pulang secara tertib dan bertahap,” ujar Ichsan di Jakarta, dikutip Selasa 3Maret 2026. 

Ia merinci, pada Sabtu, 28 Februari 2026, sebanyak 4.200 jemaah kembali ke Indonesia melalui 12 penerbangan. Sementara pada Minggu, 1 Maret 2026, sebanyak 2.047 jemaah pulang menggunakan 5 penerbangan.

Adapun calon jemaah umrah yang dijadwalkan berangkat hingga sebelum musim haji pada 18 April 2026 tercatat sebanyak 43.363 orang, berasal dari 439 Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU).

Ichsan menegaskan bahwa setiap PPIU wajib menjalankan tanggung jawabnya secara penuh, mulai dari proses pemberangkatan, pelayanan selama di Arab Saudi, hingga pemulangan jemaah ke Tanah Air.

“Kami memastikan setiap PPIU menjalankan kewajibannya secara maksimal. Tanggung jawab terhadap jemaah tidak boleh diabaikan,” tegasnya.

Pemerintah juga mengimbau agar komunikasi antara PPIU dan jemaah tetap terjalin dengan baik guna memastikan seluruh informasi tersampaikan secara jelas dan akurat.

“Kami mengajak jemaah dan PPIU untuk saling memahami. Yang terpenting adalah memastikan seluruh jemaah tetap aman, terlayani, dan memperoleh kepastian,” tambah Ichsan.

Dalam aspek pelindungan, pemerintah menegaskan komitmennya untuk hadir bagi seluruh jemaah. Jemaah yang mengalami kendala pelindungan, persoalan hukum, atau kondisi darurat di Arab Saudi maupun negara transit diminta segera menghubungi KBRI atau KJRI setempat.

Kementerian juga terus berkoordinasi dengan Kementerian Luar Negeri serta perwakilan Republik Indonesia di luar negeri guna memastikan setiap persoalan jemaah ditangani secara cepat dan tepat.

Sebagai langkah antisipatif, Kemenhaj mengimbau jemaah yang dijadwalkan berangkat dalam waktu dekat untuk mempertimbangkan penundaan keberangkatan hingga situasi di kawasan Timur Tengah kembali kondusif, demi mengutamakan keselamatan dan pelindungan bersama.

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

KPK Sita Rumah Mewah Milik Vinna Ledy Anggraheni di Jaksel

Selasa, 01 September 2026 | 11:03

UPDATE

Budi Arie Bakal Dipolisikan soal Ucapan Percepatan Pemilu 2029

Senin, 07 September 2026 | 22:28

Teluk Bayur: Jangan Membangun Aset Tanpa Kargo

Senin, 07 September 2026 | 22:10

PLTP Gunung Ungaran Miliki Sejumlah Manfaat, Eksplorasi Layak Dilanjutkan

Senin, 07 September 2026 | 21:55

Purbaya Tak Ambil Pusing Pramono Ngotot Terbitkan Obligasi DKI Rp5,2 Triliun

Senin, 07 September 2026 | 21:35

BRI dan Serikat Pekerja BRI Tandatangani PKB 2026-2028

Senin, 07 September 2026 | 21:28

Wakapolri Minta Kecakapan Personel dalam Penanganan Bencana dan Konflik Sosial

Senin, 07 September 2026 | 21:15

Dua Pimpinan DPRD Kota Bengkulu Kompak Mangkir Panggilan KPK

Senin, 07 September 2026 | 20:50

Prabowo Instruksikan BRI dan BSI Siapkan Rekening untuk Masyarakat

Senin, 07 September 2026 | 20:48

OJK Tegaskan Tak Ada Ruang bagi Pelanggaran Keterbukaan Informasi

Senin, 07 September 2026 | 20:46

Pemerintah Siapkan OMC Atasi Sebaran Abu Anak Krakatau di Empat Provinsi

Senin, 07 September 2026 | 20:31

Selengkapnya