Berita

Kenangan Pemimpin Barisan Rakyat Pejuang Revolusi Konstitusi, Fahri Lubis (kiri) bersama Try Sutrisno. (Foto: Dokumentasi ARIES)

Politik

Try Sutrisno Wafat, Perjuangan Kembali ke UUD 1945 Asli Tetap Berlanjut

SELASA, 03 MARET 2026 | 04:18 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Wakil Presiden ke-6 RI sekaligus sesepuh TNI, Jenderal (Purn) Try Sutrisno menghembuskan napas terakhir pada Senin, 2 Maret 2026.

Try Sutrisno dikenal sebagai simbol perjuangan kembali ke UUD 1945 naskah asli yang memayungi berbagai elemen masyarakat. Yang paling dikenang publik, Try Sutrisno termasuk penanda tangan 8 tuntutan Forum Purnawirawan TNI, yang salah satunya berisi seruan untuk kembali kepada jati diri bangsa.  

Pemimpin Barisan Rakyat Pejuang Revolusi Konstitusi, Fahri Lubis menyampaikan duka cita yang mendalam atas kepergian sang sesepuh sekaligus pemersatu gerakan untuk kembali kepada konstitusi asli.


“Kita merasa sangat kehilangan tokoh senior Almarhum Jenderal TNI (Purn) H. Try Sutrisno, mantan Panglima ABRI dan Wakil Presiden ke-6 RI,  yang merupakan  tokoh Sentral Gerakan Kembali Ke UUD 1945 Asli dan Pancasila,” kata Fahri kepada RMOL di Jakarta, Senin malam, 2 Maret 2026.

Lanjut dia, Try Sutrisno merupakan Bapak Bangsa yang telah mengingatkan dan mengamanahkan sampai akhir hayatnya kepada kita rakyat Indonesia untuk memperjuangkan kembali ke UUD 1945 asli. 

“Beliau menyerukan kembali UUD 1945 asli melalui kaji ulang dan adendum untuk disempurnakan sesuai kebutuhan rakyat bangsa Indonesia dan disesuaikan dengan kondisi zaman,” jelasnya.

Fahri menegaskan bahwa gelombang perjuangan kembali ke UUD 1945 asli tidak berhenti seiring wafatnya Try Sutrisno. Ia menyebut bahwa perjuangan tersebut makin gencar demi tegaknya cita-cita Proklamasi 17 Agustus 1945.

“Dengan wafatnya beliau, tokoh dalam misi perjuangan Gerakan kembali ke UUD 1945 asli dan Pancasila diamanahkan kepada kita, para kader-kadernya untuk tetap meneruskan misi tersebut sebagai solusi untuk menata dan memperbaiki segala kerusakan, karut marut sistem ketatanegaraan yang telah menyimpang dari cita-cita Proklamasi,” pungkasnya.  


Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya