Berita

Presiden RI Prabowo Subianto bersalaman dengan Presiden AS Donald Trump dalam peluncuran Dewan Perdamaian di Davos Swiss, Kamis, 22 Januari 2026 (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)

Politik

MUI Minta RI Keluar dari BoP Usai Serangan AS-Israel ke Iran

MINGGU, 01 MARET 2026 | 13:21 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Majelis Ulama Indonesia (MUI) menyampaikan sikap resmi menyusul pengumuman Presiden Amerika Serikat Donald Trump terkait serangan militer terhadap Iran yang disebut sebagai serangan besar-besaran dan berkelanjutan bersama Israel untuk menghancurkan rudal dan angkatan laut Iran.

Dalam pernyataan resminya yang ditandatangani Ketua Umum MUI, Anwar Iskandar, menyampaikan duka mendalam atas gugurnya Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, akibat serangan Israel-Amerika.

“MUI mengutuk serangan Israel yang didukung oleh Amerika karena bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan dan Pembukaan UUD 1945 yaitu ‘ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial’,” bunyi pernyataan sikap MUI, Minggu, 1 Maret 2026.


Untuk menghindari eskalasi yang lebih luas, MUI mendesak Amerika Serikat dan Israel menghentikan serangan terhadap Iran. Serangan tersebut dinilai bertentangan dengan Pasal 2 Ayat (4) Piagam PBB yang mewajibkan setiap negara menahan diri dari ancaman atau penggunaan kekerasan terhadap integritas teritorial atau kemerdekaan politik negara lain.

MUI menilai rangkaian serangan dan serangan balasan itu sebagai eskalasi serius yang berpotensi menyeret kawasan Timur Tengah ke konflik terbuka yang lebih luas. Situasi ini disebut bukan insiden terpisah, melainkan bagian dari konfigurasi geopolitik yang lebih besar.

MUI juga menduga terdapat motif strategis di balik serangan tersebut, yakni upaya sistematis melemahkan posisi strategis Iran di kawasan sekaligus membatasi dukungan Iran terhadap perjuangan kemerdekaan Palestina.

Dalam konteks konflik Israel-Palestina, MUI mendorong berbagai negara menjadi juru damai guna menghentikan serangan militer yang berpotensi menjadi instrumen tekanan politik demi mengamankan dominasi regional Israel atas Palestina.

Terkait peran Amerika Serikat dalam pengelolaan konflik Palestina melalui Board of Participation (BoP), MUI mempertanyakan apakah strategi tersebut benar-benar diarahkan untuk perdamaian yang adil atau justru memperkuat arsitektur keamanan yang timpang dan mengubur kemerdekaan Palestina.

Karena itu, MUI mendesak pemerintah Indonesia mencabut keanggotaan dari BoP karena dinilai tidak efektif mewujudkan perdamaian sejati di Palestina. MUI menilai justru yang terjadi adalah eskalasi perang regional yang melibatkan berbagai kekuatan, baik secara langsung maupun melalui proksi.

Selain sikap politik, MUI juga mengajak umat Islam di berbagai belahan dunia untuk memperbanyak Qunut Nazilah, yakni doa dalam shalat untuk memohon pertolongan dan perlindungan Allah SWT bagi umat Muslim yang mengalami kesulitan, penindasan, atau musibah.

Di akhir pernyataannya, MUI menyerukan kepada PBB dan Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) untuk mengambil langkah maksimal menghentikan perang dan memastikan penghormatan terhadap hukum internasional.

“MUI berkeyakinan bahwa perang hanya akan mendatangkan kemudharatan global,” demikian pernyataan tersebut.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Menteri P2MI Didesak Terbitkan Aturan Transisi SIUKAK-SIP3MI

Selasa, 29 September 2026 | 03:59

Ombudsman Diminta Tindaklanjuti Secara Terbuka Temuan di Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 03:43

KPK Diminta Periksa Petinggi Summarecon Terkait Aliran Uang ke Pejabat

Selasa, 29 September 2026 | 03:23

28.620 Manajer KDKMP Terima SK, Penempatan Diserahkan ke Agrinas

Selasa, 29 September 2026 | 02:55

Dunia Butuh Penguatan Multilateralisme di Tengah Geopolitik yang Tak Pasti

Selasa, 29 September 2026 | 02:25

PHE Ajak Mahasiswa Kenali Industri Hulu Migas Lewat Upstream Youth Champs 2026

Selasa, 29 September 2026 | 01:56

Polisi Pastikan Bupati Gowa Sitti Husniah Dicekal ke Luar Negeri

Selasa, 29 September 2026 | 01:26

Menhan Sjafrie Serahkan 12 Ranpur Amfibi AAV M-35 Buatan AS ke Marinir

Selasa, 29 September 2026 | 00:47

BEI Buka Short Selling Mulai 1 Oktober, Begini Cara Kerja dan Risikonya

Selasa, 29 September 2026 | 00:20

KPK Diminta Tidak Tebang Pilih Usut Kasus Korupsi Kementerian ATR/BPN

Senin, 28 September 2026 | 23:48

Selengkapnya