Berita

Ledakan terjadi di Teheran, Iran pada Sabtu, 28 Febuari 2026. (Foto: AP)

Dunia

Israel Dibantu AS Gempur Iran, Teheran Diguncang Ledakan

SABTU, 28 FEBRUARI 2026 | 16:49 WIB | LAPORAN: ALIFIA DWI RAMANDHITA

Eskalasi militer di Timur Tengah kembali memanas. Amerika Serikat (AS) bergabung dengan Israel melancarkan serangan terhadap Iran pada Sabtu, 28 Februari 2026 waktu setempat.

Mengutip Aljazeera, seorang pejabat AS menyebut operasi itu sebagai aksi militer gabungan Washington-Tel Aviv. Dalam operasi tersebut, AS dan Israel meluncurkan armada besar jet tempur dan kapal perang yang telah dikerahkan di kawasan. Serangan dilakukan melalui udara dan laut.

Salah satu titik sasaran di Teheran dilaporkan berada di dekat kantor Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Namun menurut pejabat setempat, Khamenei telah dipindahkan ke lokasi aman dan tidak berada di ibu kota saat serangan terjadi.


Sementara itu, sejumlah rudal dilaporkan menghantam kawasan Jalan Universitas dan Jomhouri di Teheran. Asap tebal terlihat membumbung di wilayah tersebut. 

Ledakan juga disebut terjadi di kawasan Seyyed Khandan, Teheran utara. Serangan ini dilaporkan meluas hingga Provinsi Ilam di bagian barat Iran.

Koresponden Al Jazeera, Maziar Motamedi, melaporkan gangguan komunikasi seluler di sejumlah area Teheran. 

“Saat ini tidak ada panggilan yang dimungkinkan,” ujarnya.

Presiden AS Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan serangan mereka bertujuan untuk menghilangkan ancaman dari rezim Iran.

“Militer AS telah memulai operasi tempur besar-besaran di Iran. Tujuan kami membela rakyat Amerika dengan menghilangkan ancaman dari rezim Iran,” tegasnya.

Dalam operasi itu, Netanyahu memuji kepemimpinan bersejarah Trump, dan berjanji akan melakukan aksi bersama Israel-AS.

"Ini akan membuka peluang bagi rakyat Iran untuk menentukan nasib mereka sendiri," kata Netanyahu.

Menurut pejabat pertahanan Israel, operasi ini telah direncanakan berbulan-bulan dan waktu pelaksanaannya ditetapkan beberapa pekan lalu, saat negosiasi antara AS dan Iran masih berlangsung.

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Sandy Rio Kuahaty Nakhodai GAMKI Jakut 2026-2029

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:26

Bawaslu Dorong Transformasi Digital dari Administrasi ke Pengawasan Berbasis Risiko

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:23

Kementerian HAM Perluas Akses Pendidikan Tak Hanya untuk ASN

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:14

Reformasi Kelistrikan Penting untuk Capai Ekonomi 8 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 18:01

Menkop Kukuhkan Yudi Azis sebagai Rektor IKOPIN Periode 2026–2031

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:44

Bahas Keamanan hingga Lapangan Kerja

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:42

Meracik Horor Komedi di Film Ghosthing, Ini Pandangan Peter Surya Wijaya

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:41

Tanggapi Survei Celios, Gibran Janji Kerja Lebih Baik

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:35

Mantan Pj Gubernur Sulsel Bantah Cawe-cawe Pengadaan Bibit Nanas

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:31

APBD DKI 2027 Diusulkan Rp82,89 Triliun, Naik 4,18 Persen

Selasa, 13 Oktober 2026 | 17:20

Selengkapnya